Beranda Warta Daerah DPRD Pacitan Soroti Macetnya Pencairan Dana Hibah

DPRD Pacitan Soroti Macetnya Pencairan Dana Hibah

681
0

Pachenews. Pacitan – Macetnya penyaluran dana hibah dan bantuan sosial (bansos) memantik rekasi kalangan wakil rakyat. Mereka mendesak pemkab turun tangan dan menjelaskan problem pencairan dana milyaran rupiah tersebut kepada masyarakat. Bahkan muncul wacana meninjau kembali pemberlakuan UU Nomor 23 tahun 2014 tentang pemerintah daerah.

“Atau pemerintah mengeluarkan aturan yang lebih detail supaya tidak membingungkan” ujar Ronny Wahyono Ketua DPRD Pacitan kepada awak media kemarin.

Ronny mengatakan jika memungkinkan dana hibah atau bansos disalurkan lewat pemerintah desa. Karena aturan berbadan hukum bagi penerima membutuhkan proses yang cukup lama, sehingga besar kemungkinan anggaran tidak bisa terserap. “itu semua bukan untuk pribadi melainkan untuk masyarakat” ungkapnya.

Diakui, regulasi baru membuat pemkab ragu menyalurkan dana hibah dan bansos, karena khawatir muncul implikasi hukum dikemudian hari. Kondisi itu secara tidak langsung membuat pencairan dana hibah terancam macet, mengingat penerima banyak yang belum berbadan hukum. “Apalagi ini waktunya sudah mepet akhir tahun. jadi, menjadi kendala dana ini tidak terserap” imbuh Ronny.

Sebelumnya Sekda Kabupaten Pacitan Suko Wiyono menegaskan dana hibah hanya dapat diberikan kepada penerima yang sudah berbadan hukum dan didaftarkan ke kemenkumham. Hal itu mempuat pemkab berada diposisi yang dilematis, pasalnya, banyak kelompok calon penerima yang saat ini belum berbadan hukum. “jadi nanti akan masuk SILPA apabila dana hibah tidak didistribusikan” kata Sukowi. (Sept)

Komentar

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.