Home Warta Daerah Gagarin : Pemkab Harus Usahakan Formasi CPNS di Pacitan

Gagarin : Pemkab Harus Usahakan Formasi CPNS di Pacitan

1005
1
SHARE

Pachenews. Pacitan – Suara sumbang kembali terdengar nyaring dari lembaga legislatif. Hal tersebut berkait rencana formasi CPNS yang hingga saat ini tak kunjung ada kejelasan. Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pacitan, Gagarin, menginginkan agar pemerintah daerah dapat mengupayakan formasi CPNS Tahun 2016 nanti bisa dibuka di Pacitan. “Agar bisa mendapatkan aparatur yang berkualitas, setidaknya pemkab harus bisa mengupayakan formasi CPNS dapat dibuka di Pacitan,” ujar Gagarin, Rabu (18/11).

Menurut wakil rakyat berbasis Partai Golkar ini, pemerintah didaerah jangan hanya berorientasi pada pemenuhan jumlah kebutuhan aparatur. Namun juga harus dipertimbangkan aspek kualitas dari calon aparatur nantinya. Pendapat tersebut tentu bertujuan agar penerimaan formasi CPNS nantinya bukan hanya berkutat pada pengangkatan tenaga honorer dengan hanya mengedepankan seleksi administrasi, serta masa pengabdian. Namun juga seleksi kompetensi secara fair.

Hal tersebut dengan maksud untuk mencari calon aparatur berprestasi. “Bukannya kita mengesampingkan seleksi penerimaan tenaga honorer yang telah dilaksanakan sekolah ataupun unit pelaksana teknis (UPT) ‎di satuan kerja lainnya. Namun kita juga butuh seleksi kompetensi secara fair. Yang honorer silakan saja kalu memang ada kesempatan diangkat CPNS. Namun yang jalur reguler juga jangan dikesampingkan. Satu sisi kita butuh penambahan aparatur, namun aparatur yang benar-benar berkualitas dan berprestasi,” pesan anggota DPRD asal dapil 6 tersebut.

Lebih lanjut, wakil rakyat tiga periode itu mengatakan, pemkab diharapkan lebih intensif lagi merebut “bola liar ” formasi CPNS yang sepenuhnya menjadi kewenangan pemerintah pusat. Meski untuk menggoalkan bola tersebut, lekat dengan konsekuensi dan perjuangan yang tidak gampang. “Apapun konsekuensinya, kami berharap pemkab bisa mendapatkan kesempatan tersebut. Jangan sampai, putra-putra daerah berprestasi, ‘dicaplok’ daerah lain gara-garanya kita tidak mendapatkan jatah formasi CPNS. Ini persoalan krusial yang harus diupayakan semua pihak,” tegas Gagarin.

Disinggung soal komposisi belanja pegawai yang masih bertengger dikisaran 67 persen lebih, Gagarin menyatakan, itu bukan alasan untuk tidak merebut formasi CPNS di pusat. Menurutnya, secara berangsur, prosentase belanja pegawai akan ‎mencapai angka ideal. Sebab secara bertahap komposisi anggaran di APBD juga akan bertambah. Baik itu dana perimbangannya seperti dana alokasi umum (DAU), dana alokasi khusus (DAK) serta pendapatan asli daerah (PAD). “Dengan bertambahnya pendapatan, tentu akan menekan prosentase belanja pegawai. Sehingga bukan alasan lagi, kalau formasi CPNS terkendala soal besarnya belanja gaji pegawai,” tegas Gagarin. (yun/net)

Baca juga : Disepakati APBD Tahun 2016 Kabupaten Pacitan 1,512 T, Dana Perimbangan Tetap Mendominasi

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here