Home Warta Nasional Najwa Shihab Terancam Dipolisikan

Najwa Shihab Terancam Dipolisikan

5362
2
SHARE

PACHE NEWS- Nasib presenter MetroTV Najwa Shihab tengah terancam. Gara-gara keberhasilannya mengungkap indentitas anggota DPR yang diduga mencatut nama Presiden dan Wapres, dia akan dilaporkan ke Bareskrim Polri oleh Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD).

Mendengar kabar ini, Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Margiono angkat bicara. Menurut Margiono, harusnya Najwa diberi penghargaan, bukan malah dilaporkan ke polisi.

“Menurut saya nggak usah (dilaporkan ke polisi) karena tidak ada pidana yang dilanggar, tidak ada kejahatan. Yang dilakukan (Najwa) kerjaan jurnalistik yang menurut nilai-nilai dasar jurnalistik, dan menurut kode etik,” jelas pria yang juga menjabat Wakil Ketua Dewan Pers ini dalam acara talkshow di JakTV, tadi malam.

Margiono melihat, dalam proses wawancara Najwa tidak melakukan pelanggaran kode etik jurnalistik. Najwa justru melakukan kerja jurnalistik yang baik. Najwa berhasil melakukan kewajibannya untuk memberikan informasi ke publik secara transparn sehingga yang beredar di masyarakat tidak sekadar rumor.

Najwa adalah wartawan pertama yang bisa mengungkap bahwa orang yang dilaporkan Menteri ESDM Sudirman Said ke MKD adalah Ketua DPR Setya Novanto. Najwa mewawancarai langsung Sudirman.

“Memperjelas persoalan, meng-clear-kan masalah yang perlu diketahui publik justru itu kewajiban pers. Rumor harus dijelaskan dengan dokumen, dengan bukti. Itu kerjaan jurnalistik yang istimewa,” terangnya.

Baca juga : Kampung Wadon, Keunikan Mataraman Yang Hampir Punah

Atas dasar itu, kata Margiono, harusnya Najwa mendapat penghargaan.

“Sudah pasti kalau pelanggaran kode etik tdak ada. Wartawan mewawancarai sumber yang mememiliki otoritas untuk menyampaikan itu. Justru, kalau menurut kami, Najwa Shihab harus mendapat penghargaan,” jelasnya. (Rmol/Sep)

2 COMMENTS

  1. Comment: wah biasa bangsa indonesia……kebenaran terungkap,yg ungkap malah ditangkap.wah luar biasa…..# maju trs najwa shihab

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here