Home Nusantara Olahraga HIPSI Gelar Turnamen Futsal Antar Pesantren se-Jatim

HIPSI Gelar Turnamen Futsal Antar Pesantren se-Jatim

672
0
SHARE

Jombang – Himpunan Pengusaha Santri Indonesia atau Hipsi di Jombang melangsungkan turnamen fulsal antar pesantren se-Jawa Timur. Diharapkan muncul atlet berbakat dan pengusaha santri dari kegiatan yang diikuti 35 kontingen ini.

Kegiatan yang berlangsung di stadion Futsal Arena ini diberi nama Turnamen Futsal Santri se-Jawa Timur. “Kita berharap dari kegiatan ini akan muncul atlit futsal berbakat dari kalangan pesantren,” kata Ahmad Azizinuddin yang mewakili Menteri Pemuda dan Olah Raga, Senin (23/11).

Menurutnya, Kemenpora akan selalu melakukan berbagai terobosan dengan menyelenggarakan sejumlah turnamen dari berbagai cabang olah raga. “Hari ini futsal, dan pada kesempatan lain bisa juga diselenggarakan bulu tangkis, dan sebagainya,” katanya saat memberikan sambutan.

Di hadapan sejumlah santri yang juga peserta turnamen futsal serta para gus, ia menandaskan bahwa lomba futsal tersebut tidak semata dilangsungkan di Jawa Timur. “Di sejumlah propinsi juga diadakan turnamen serupa,” katanya. Bahkan sudah ada agenda untuk mempertandingkan para juara futsal di setiap propinsi, lanjutnya.

Ketua Hipsi Jatim, H Sulaeman mengemukakan hendaknya turnamen menjadi ajang bagi para santri untuk saling mengenal. “Silaturahim adalah di antara anjuran agama yang perlu kita lestarikan,” kata Pak Leman, sapaan akrabnya. Dan dari silaturahim inilah maka akan terjalin saling komunikasi untuk memperkuat jaringan santri yang memiliki latarbelakang sebagai pengusaha.

“Kalau bisa jangan ada di benak kalian untuk menjadi karyawan,” sergahnya. Karena sekali menjadi karyawan, maka waktu yang dimiliki akan habis untuk bekerja. “Kalian harus jadi pengusaha, karena dengan demikian waktu yang dimiliki akan lebih banyak untuk melakukan silaturahim,” terangnya.

Zahrul Jihad As’ad atas nama panitia mengemukakan turnamen ini hendaknya tidak semata ingin mendapatkan juara dan hadiah. “Yang lebih ditekankan adalah komunikasi dan karakter santri dalam pertandingan,” kata salah satu pimpinan di Pondok Pesantren Darul Ulum Peterongan Jombang ini. Sehingga saat pertandingan berlangsung, tidak ada saling membenci dan menghujat antar kontingen. “Malah kalau terjadi perselisihan, bisa diredam dengan shalawat,” pungkasnya.

Disaksikan para pengurus Hipsi dan perwakilan pengasuh pesantren se-Jatim, Ahmad Azizinuddin melakukan tendangan di tengah arena futsal sebagai pertanda turnamen ini dibuka secara resmi ( NU Online/ Zaenal Faizin)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here