Home Nusantara Pesantren Istighosah Rebo Wekasan, Santri Tremas Mohon Dihindarkan dari Bala Bencana

Istighosah Rebo Wekasan, Santri Tremas Mohon Dihindarkan dari Bala Bencana

496
0
SHARE

Pacitan – Rebo wekasan atau Rabu terakhir pada bulan Shafar yang diyakini sebagai malam atau hari diturunkannya berbagai bala bencana oleh Allah SWT ke bumi diperingati santri Pondok Tremas Pacitan  dengan menggelar kegiatan istighosah, Selasa (8/12) malam, di Masjid Pondok Tremas, Arjosari, Pacitan.

Istighosah yang dipimpin  oleh pengasuh Pondok Tremas KH Asif Hasyim ini digelar dengan maksud sebagai ikhtiar para santri memohon kepada Allah SWT agar terhindar dari segala bala dan bencana.

Istighosah dimulai seusai sholat isya’ ini diawali dengan melakukan shalat hajat 4 rakaat. Selanjutnya para santri bermunajat kepada Alah SWT meminta pertolongan agar selalu diberikan istiqomah dalam ibadah dan dihindarkan dari segala marabahaya. Saat bermunajat, tidak sedikit para santri Pondok Tremas Pacitan yang menitikkan air mata ketika doa dibacakan oleh KH Asif Hasyim.

Pada bulan shafar Allah SWT menurunkan ribuan bala’ dan petaka ke bumi, dalam sebuah riwayat dijelaskan bahwa banyak Awliya Allah (para kekasih Allah) yang mempunyai pengetahuan spiritual yang tinggi mengatakan bahwa pada setiap tahun Allah SWT  menurunkan 320.000 macam bala bencana ke bumi dan semua itu pertama kali terjadi pada hari Rabu terakhir di bulan Shafar, yang dikenal dengan Rabu Wekasan.

istilah Rebo Wekasan sendiri terdiri dari dua kata yaitu rebo dan wekasan. Rebo berarti hari Rabu sedangkan wekasan berarti terakhir. Dalam masyarakat Jawa ada juga yang menyebut wekasan dengan kata pungkasan (terakhir). ( Zaenal Faizin)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here