Home Warta Nasional Kesediaan H. Hardi Sebagai Sekjen APTRI, Bukti Tidak Terpecahnya APTRI

Kesediaan H. Hardi Sebagai Sekjen APTRI, Bukti Tidak Terpecahnya APTRI

680
0
SHARE

Yogyakarta  – Isu perpecahan di tubuh Asosiasi Petani Tebu Republik Indonesia (APTRI) yang berhembus kencang sebelum Munas APTRI ke empat di Yogyakarta ternyata hanya isapan jempol. Terbukti dengan hadirnya seluruh pengurus DPC APTRI dan DPD APTRI, dan tidak terjadinya boikot dari peserta Munas sebagaimana yang diberitakan sebelumnya.

Penolakan laporan pertanggung jawaban pengurus pada periode sebelumnya hanya dilakukan oleh DPD APTRI Jawa Tengah, tetapi hampir seluruh DPD APTRI dari propinsi lain menerima meskipun dengan catatan.

Kondisi Munas tersebut menjadikan ketua DPN APTRI periode sebelumnya Soemitro, kembali melenggang untuk dicalonkan kembali sebagai ketua APTRI dan terpilih secara aklamasi.

Sidang formatur yang dilaksanakan tadi malam menghasilkan beberapa struktur kepengurusan, diantaranya H. Hardi didaulat untuk menduduki posisi Sekjen. Sebagaimana yang diketahui bersama, H. Hardi merupakan sekretaris DPD APTRI Jawa Tengah, yang juga dekat dengan H. Sukadi (Ketua DPD APTRI Jawa Tengah) dan H. Abd. Wachid (Ketua DPN APTRI pertama).

Kesediaan H. Hardi merupakan bukti bahwa APTRI tidak terpecah, sebagaimana yang banyak disampaikan oleh orang-orang dekat H. Abd. Wachid. Isu bahwa akan ada Munas tandingan tentu saja diharapkan tidak akan ada lagi, karena sudah diakomodirnya beberapa personal DPD APTRI Jawa Tengah dalam kepengurusan DPN APTRI.

Menurut H. Ali Ma’shum, panitia Munas APTRI Keempat, sekaligus salah seorang pendiri APTRI, sangat berharap upaya rekonsiliasi ini dapat berjalan dengan baik. Organisasi yang telah didirikan dan dibesarkan dengan berdarah-darah, karena seringkali dihalangi oleh kebijakan pemerintah, semestinya menjadi modal dasar bagi seluruh anggota APTRI untuk terus bersatu memperjuangkan nasib diri seluruh pengurus dan anggota APTRI, yang seluruhnya merupakan petani tebu.

“ Kita jadi orang yang tidak bisa bersyukur, dan akan diadzab Allah, kalau membiarkan APTRI terpecah belah”, H. Ali Ma’shum menambahkan.

“Memang tidak ada alasan lagi saat sekarang APTRI untuk terpecah belah, karena Soemitro didukung oleh seluruh DPD dan APTRI, kecuali DPD APTRI Jawa Tengah, hanya saja beberapa person dari Jawa Tengah, seperti Taufik, Ledung, Habsyin sudah diakomodir dalam kepengurusan nasional”, tambah H. Ali Ma’shum.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here