Home Warta Daerah Ratusan Lahan Aset Daerah Belum Bersertifikat

Ratusan Lahan Aset Daerah Belum Bersertifikat

429
0
SHARE

Pachenews. Pacitan – Ratusan lahan aset daerah, khususnya berupa jalan, irigasi, persawahan, serta gedung-gedung perkantoran, belum memiliki status yuridis, berupa sertifikat hak pakai yang dikeluarkan Badan Pertanahan Nasional (BPN).

Luki Puspitosari, Kasubag Pertanahan, Bagian Administrasi Pemerintahan, Setkab Pacitan, mengatakan, dari sekitar 1.300’an lahan aset daerah, baru sekitar 432 yang sudah bersertifikat hak pakai. Sedangkan selebihnya, yaitu sebanyak 868 lahan, belum bersertifikat. “Setiap tahun, kita terus mengajukan permohonan ke BPN. Namun lantaran jumlahnya cukup banyak, proses penerbitan sertifikatnya juga bertahap,” kata Luki, Rabu (23/12).

Pejabat jebolan Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) itu mengungkapkan, disepanjang Tahun 2015, pihaknya sudah mengajukan sebanyak 23 lokasi, guna diterbitkan sertifikat hak pakai. Jumlah tersebut merupakan akumulasi dari tahun sebelumnya. Sebab dari beberapa permohonan yang disampaikan pada Tahun 2014, masih banyak yang belum jadi.

“Namun kebanyakan sudah didaftar. Sedangkan beberapa diantaranya sudah proses ukur. Sehingga secara akumulatif, jumlah permohonan yang disampaikan sejak tahun 2014 hingga penghujung tahun ini mencapai 23 lokasi,” bebernya.

Meski begitu, Luki mengakui, dari puluhan permohonan peralihan hak tersebut, belum satupun yang terbit sertifikat hak pakai. “Apa kendalanya, BPN yang lebih tahu. Yang pasti, setiap tahunnya, pemkab selalu mengajukan permohonan sesuai kemampuan anggaran yang ada,” terang Luki pada awak media.

Dengan telah tersampainya sebanyak 23 permohonan peralihan hak, jumlah lahan aset daerah yang belum bersertifikat tinggal menyisakan sebanyak 845 lokasi. Lahan-lahan tersebut masuk dalam daftar tunggu permohonan peralihan hak dari BPN. (Net/Sep)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here