Home Nusantara Pesantren Santri Tremas Terbitkan Majalah Terbaru, Angkat Tema Ayo Mondok

Santri Tremas Terbitkan Majalah Terbaru, Angkat Tema Ayo Mondok

910
2
SHARE

Pacitan – Panitia Perpustakaan Attarmasi Pondok Tremas Pacitan menerbitkan Majalah Media Attarmasi edisi terbaru. Majalah Edisi ke XII yang secara khusus mengangkat tema Gerakan Nasional Ayo Mondok tersebut dilaunching dalam acara Seminar dan Sarasehan bertema “ Menjaga dan Melestarikan Tradisi Aswaja Untuk Mempertahankan NKRI”, Jum’at (1/1/2016).

KH Luqman Harits Dimyathi pengasuh Pondok Tremas Pacitan yang juga merupakan Koordinator Nasional Gerakan Ayo Mondok secara resmi melaunching majalah ini, ditandai dengan pemukulan gong sebanyak tiga kali dan memberi tanda tangan pada cover majalah.

Kiai Luqman menyambut baik usaha tim redaksi majalah yang turut mengangkat dan mengampanyekan Gerakan Nasional Ayo Mondok . menurutnya, Gerakan Ayo Mondok pertama kali didengungkan dari Pesantren Tremas Pacitan ini. Gerakan Ayo Mondok merupakan wujud ikhtiar kalangan pesantren untuk mengenalkan pendidikan pesantren pada masyarakat dunia. kehidupan di pesantren mewakili model islam nusantara.

” Saya yakin, kedepan islam pesantren, islam  nusantara akan menjadi dambaan dunia,” tuturnya dihadapan ratusan santri yang memenuhi Gedung Aula Pondok Tremas.

Kiai Luqman dalam kesempatan itu berharap pengelolaan dan penerbitan majalah Media Attarmasi lebih ditingkatkan agar menjadi lebih baik lagi. ” Secara umum isinya cukup bagus, namun kedepan perlu banyak belajar tentang tata bahasa yang baik agar lebih layak dibaca oleh masyarakat luas,” imbuhnya.

Pada edisi baru ini, majalah yang memiliki slogan media komunikasi dan transformasi informasi ini juga menyajikan artikel seperti biografi masyayikh, wawancara ekslusif, profil organisasi santri, Potret kegiatan santri, kalam hikmah dan cerpen santri.

Majalah media attarmasi pertama kali terbit pada tahun 2001 silam. Majalah ini terbit sekali dalam setahun. Tim redaksi dan pengelolaanya diayahi oleh santri Kelas I Madrasah Aliyah Mu’adalah “ Majalah ini sebagai sarana latihan para santri dalam dunia tulis menulis,” ujar Ust Muntako Pembimbing Redaksi. (Zaenal Faizin)

2 COMMENTS

  1. Ass.wr wb….sekedar masukan gus…mohon dibuka program pembelajaran membaca alquran.bagi usia 30 th ke atas.dengan sistem seperti les yg di buka pd hari terntentu agar bagi yg bekerja biasa ikut..kl perlu di adakan program PREMAN INSYAF…di daerah pacitan…insyaallah bnyk peminatnya gus…wassallam.wr.wb

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here