Home Warta Daerah KEKERASAN SEKS TERHADAP ANAK DI PACITAN PERLU DI CARI SOLUSI PEMECAHAN

KEKERASAN SEKS TERHADAP ANAK DI PACITAN PERLU DI CARI SOLUSI PEMECAHAN

1462
1
SHARE
Pergaulan Bebas

Pachenews. Pacitan – Fashihullisan, salah seorang peneliti STKIP PGRI Pacitan merasa tidak kaget saat ada pemberitaan tentang digerebeknya siswa SMP dengan salah seorang perangkat desa di salah satu hotel oleh aparat di Pacitan.

“Pemerintah sering tertinggal seperti ini mas, baru ribut membahas saat sudah terbukti, padahal itu hanya puncak gunung es”, tambahnya.

Menurutnya, perilaku seks bebas remaja di Pacitan sudah ditelitinya sejak dua tahun yang lalu. Hasil penelitian bahkan sudah dieskpose dalam beberapa seminar dan publikasi jurnal ilmiah. Hasil penelitiannya menunjukkan bahwa responden penelitian terutama pada remaja perempuan sudah kehilangan keperawanan saat usia masih belia yaitu SMP. Bahkan kehilangan keperawanan itu terjadi di rumah, ada yang di rumah remaja laki-laki, dan juga ada yang di rumah remaja perempuan.

Hal itu sangat mungkin terjadi, karena remaja yang beru mengawali perilaku seks bebas tentu saja sangat takut untuk melakukannya di hotel, atau di tempat-tempat yang lain. Mereka lebih memilih di rumah, yang sebagian besar rumah di pedesaan Pacitan kosong saat pagi sampai siang hari karena orang tua sibuk di kebon.

Remaja yang sudah mau diajak ke hotel itu, biasanya yang sudah cukup lama melakukan perilaku seks bebas, sehingga menjadi tidak lagi canggung untuk check ini di hotel.

Lebih jauh, Fashihullisan menambahkan, dari hasil penelitian menunjukkan bahwa seks bebas yang melibatkan remaja, terdapat dua kecenderungan yaitu kecenderungan berbayar atau yang kita sebut pelacuran pada anak dan tipe yang kedua adalah yang tidak berbayar atau yang suka sama suka.

Penggalian data untuk perilaku seks bebas remaja yang berbayar relatif sulit ditelusuri, karena melibatkan jejaring yang sangat tertutup, sehingga data otentik sampai hari ini belum didapatkannya. Seringkali hanya memperoleh informasi dari pihak ketiga atau saksi mata, tetapi masih belum berhasil didapatkan data langsung dari pelaku.

Sedangkan untuk penelitian seks bebas pada remaja yang tidak berbayar, penelitian telah mampu menemukan data primer dari pelaku. Responden penelitian menunjukkan bahwa perilaku seks bebas ini tidak harus berkorelasi dengan kenakalan remaja, karena beberapa responden justru taat ibadah, berjilbab, berprestasi di sekolah dan tidak nakal. Inilah yang semakin menghawatirkan, karena perilaku seks bebas telah menjangkit juga pada anak remaja yang baik.

Sementara itu disisi lain, penularan HIV/AIDS di Pacitan sudah mulai muncul ke permukaan, apabila pemerintah tidak segera mengambil tindakan, maka remaja tidak hanya akan menjadi korban tindak kekerasan pada anak, tapi justru akan makin mudah tertular HIV/AIDS yang menjadikan terganggunya kehidupan di masa depan. (Sep)

1 COMMENT

  1. bener-bener harus waspada dan pandai-pandai membekali anak jika memnag malah anak-anak yang kelihatan baik pintar di sekolah yang malah terjrumus seperti itu. Jangan sampai pacitan jadi ladang mewabahnya HIV

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here