Home Warta Daerah Pacitan Masih Terlalu Mengandalkan Pariwisata Alam

Pacitan Masih Terlalu Mengandalkan Pariwisata Alam

157
0
SHARE
Wisata Pacitan

Pachenews. Pacitan – Momentum Pacitan yang dilewati JLS (Jalur Lintas Selatan) Jawa menjadikan banyak obyek pariwisata mudah diakses oleh wisatawan, baik domestik maupun international.

Kondisi ini menjadi berkah tersendiri bagi seluruh sektor di Pacitan, mulai dari bisnis restoran, perhotelan, cenderamata, makanan dan jasa-jasa turunan yang lain.

Beberapa fasilitas pariwisata di Pacitan mulai dibangun, baik yang dilakukan oleh pemerintah maupun swasta.

Pariwisata merupakan sektor yang cukup menjanjikan, dengan investasi yang tidak terlalu besar, tetapi memiliki potensi pendapatan yang besar. Wisatawan sejak berangkat dari rumah sudah memiliki niat untuk membuang-buang uang, bahkan seringkali dengan godaan kepuasan, mereka akan rela membelanjakan berapapun uang yang dibawanya. Siapapun yang berwisata memang sedang bersiap membelanjakan uang lebih mereka.

Perkembangan positif sektor pariwisata di kota Pacitan ini ternyata hanya tertumpu pada sektor pariwisata alam. Kelimpahan keindahan alam, mulai dari pantai, goa dan kars seringkali menghanyutkan para pemangku kebijakan pariwisata di Pacitan.

Bila tidak hati-hati dan cepat berpikir kreatif, pariwisata yang hanya bertumpu pada wisata alam akan segera ditinggalkan, karena sifat dari alam yang cenderung tetap dari waktu-waktu. Pada suatu saat wisatawan akan bosan, sehingga menjadi malas untuk kembali berwisata ke Pacitan.

Belajar dari daerah lain tempat tujuan wisata seperti Bali, Yogyakarata dan Malang, semestinya Pacitan mulai berfikir mengembangkan pariwisata kreatif, misalnya dengan berpijak pada pariwisata budaya, atau pariwisata olahraga. Di Bali ada upacara-upacara adat, di malang ada paralayang, di Yogya punya Malioboro.

Bahkan di Pacitan sendiri pariwisata hari ini yang paling di kenal di seluruh dunia adalah pariwisata selancar. Banyak turis manca negara yang berselancar di Pantai-pantai di Pacitan, bukan hanya karena keindahan alam dan gelombangnya, tetapi mereka juga dapat menikmati layanan kemudahan berselancar karena mudahnya mendapatkan layanan-layanan untuk berselancar. Sayang sekali potensi ini justru tidak banyak dikembangkan, baik oleh pemerintah maupun pelaku pariwisata yang lain.

Semestinya pemerintah dan swasta harus mulai berfikir, bagaimana mengambangkan paket wisata selancar, dengan layanan travel dan hotel yang eksklusif, tentu saja para turis manca negara akan semakin tidak segan menguras koceknya untuk berselancar di Pacitan. (Lis)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here