Home Warta Daerah Pasca Harga Turun, Dipastikan Stok BBM Pacitan Aman

Pasca Harga Turun, Dipastikan Stok BBM Pacitan Aman

293
0
SHARE
SPBU Pacitan

Pachenews. Pacitan – Stok bahan bakar minyak (BBM) disejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Pacitan, sudah kembali normal. Bahkan sejak, Rabu (6/1) kemarin, SPBU registrasi 01, Kelurahan Ploso, Kecamatan/Kabupaten Pacitan, sudah melakukan penebusan sebesar 40 ton BBM semua jenis. Setyawan, pimpinan SPBU 01 Pacitan, mengatakan, sejatinya tidak ada kelangkaan BBM, paska ketetapan pemerintah menurunkan harga semua jenis bahan bakar minyak pada Selasa (5/1) lalu. Kalaupun banyak SPBU yang kehabisan stok, itu lantaran pengusaha takut merugi. “Banyak pengusaha SPBU yang tidak melakukan penebusan BBM. Sehingga ketika stok habis, mereka gak ada delivered order (DO),” kata Iwan, begitu pemilik dua SPBU di Pacitan itu akrab disapa, Kamis (7/1).

Iwan menyadari, fluktuatifnya harga minyak mentah dunia yang berdampak menurunnya harga BBM, memang membuat para pengusaha SPBU harus gambling. Hal tersebut yang mengakibatkan SPBU sering kehabisan stok, paska ketetapan pemerintah menurunkan harga. “Kita takut kalau harus menebus BBM dalam jumlah besar. Sebab, harga sewaktu-waktu berubah sementara stok penebusan lama masih ada sisa,” jelasnya.

Kendati begitu, Iwan menyatakan, mulai hari ini ketersediaan stok BBM di dua SPBU miliknya sudah kembali normal. Pada Rabu (6/1) kemarin, pihaknya sudah menebus‎ 40 ton BBM, terutama premium sebanyak 16 ton, pertamax 8 ton, dan selebihnya solar. Khususnya pertalite, memang masih kosong. Sedangkan pada Kamis (7/1), penebusan sudah bertambah menjadi 70 ton. Dengan komposisi, premium 32 ton, solar 8 ton, pertamax 8 ton, dan solar 16 ton. “Di SPBU nanggungan, juga kita tebus premium 24 ton, solar 8 ton,” bebernya.

Menurut Iwan, meski pada tanggal 10 Januari nanti masih ada rencana penurunan harga BBM, akan tetapi stok bahan bakar di SPBU’nya dijamin aman. “Penebusan sudah kembali normal,” tandasnya.

Sementara itu sebagaimana diketahui, mulai Selasa (5/1) lalu, pemerintah kembali mengeluarkan kebijakan menurunkan harga BBM. Yaitu premium Rp 7.050, pertamax Rp 8.600, ‎pertalite Rp 7.900, dan solar Rp 5.650. (yun/net).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here