Home Uncategorized Prosesi Jumenengan PA X Diiringi Pembacaan QS Al Jumu’ah

Prosesi Jumenengan PA X Diiringi Pembacaan QS Al Jumu’ah

234
0
SHARE
Jumenengan PA X

Pachenews. Yogyakarta – Puro Pakualaman, Yogyakarta, Kamis (7/1/2016) digelar jumenengan KBPH Prabu Suryodilogo menjadi KGPAA Paku Alam X. Prosesi penobatan putra mahkota menjadi Paku Alam X tersebut diawali dengan pembacaan Alquran Surat Al Jumuah.

Pembacaan ayat suci Alquran ini dilakukan oleh Hafiz pilihan dari Kabupaten Gunungkidul. Sebelum pembacaan surat Al Jumuah diawali pembacaan surat Al Fatikhah.

Pembacaan surat ini dilakukan pukul 08.55 WIB.  Surat Al Jumuah ini terdiri atas 11 ayat, termasuk golongan-golongan surat-surat Madaniyyah dan diturunkan sesudah surat Ash Shaf. 


Nama surat Al Jumu’ah diambil dari kata Al Jumu’ah yang terdapat pada ayat 9 surat ini yang artinya hari Jum’at.

Kandungan Surat Al Jumuah, menjelaskan sifat-sifat orang-orang munafik dan sifat-sifat buruk pada umumnya, diantaranya berdusta, bersumpah palsu dan penakut; mengajak orang-orang mukmin supaya taat dan patuh kepada Allah dan Rasul-Nya dan supaya bersedia menafkahkan harta untuk menegakkan agama-Nya sebelum ajal datang.

Prosesi jumenengan sendiri dimulai tepat pukul 09.00 WIB dengan keluarnya KBPH Prabu Suryodilogo dari ndalem ageng. Prosesi jumenengan digelar di Bangsal Sewotomo dilakukan dengan keluarnya empat buah tombak pusaka. Dua merupakan pusaka utama bernama Kiai Buyut dan Kiai Paku Baru, Payung dan sejumlah pusaka lainnya. Kemudian KBPH Suryodilogo keluar diiringi Gendhing Sekar Teja dari Ndalem Ageng Puro Pakualaman Yogyakarta.

Untuk menyambut tamu yang hadir, disiapkan dua bregodo (pasukan) prajurit Plangkir dan Lombong Abang Puro Pakualaman di depan Bangsal Sewotomo.

Prajurit Plangkir berseragam hitam putih dengan membawa senjata senapan.  Sedangkan bregodo Lombok Abang mengenakan baju merah-merah dengan membawa senjata tombak.

Sebelum mereka bersiap di depan Bangsal Sewotomo tempat prosesi jumenengan  berlangsung, dilakukan upacara adat terlebih dahulu. Upacara pelepasan bregodo ini dipimpin oleh KPH Indmro Kusumo yang juga kerabat Paku Alam X.

Upacara adat berupa pemberian sesajen bunga kepada Komandan atau pemimpin pasukan dan penyematan roncean bungan melati pada keris atau pusaka milik komandan kedua bregodo tersebut. “Ini memang sudah tradisi”, ujar KPH Indro Kusumo.

Kedua pasukan prajurit ini yang akan bertugas menyambut dan memberikan hormat pada tamu di depan bangsal. Mereka juga memberikan penghormatan saat KPH Suryodilogo di jumenengkan sebaga KGPAA Paku Alam X.

Prosesi Jumenengan dihadiri Raja Keraton Yogyakarta, Sri Sultan Hamengku Buwono X bersama Permaisurinya, GKR Hemas serta putri-putrinya  Mantan Presiden RI ke-5 Megawati Megawati Soekarno Putri juga menghadiri prosesi itu.

Sejumlah pejabat negara seperti Menteri Dalam Negeri Tjahyo Kumolo hadir mewakili Presiden Jokowi yang berhalangan hadir. Begitu juga dengan sejumlah menteri lainnya, seperti Mendikbud Anies Baswedan, Menteri Agama Lukman Hakim Syaifudin, Mensesneg Pratikno, dan Menteri PMK Puan Maharani. (Islamnusantara)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here