Home Warta Daerah “Ceklukan” Mainan Tradisional Kali Barong Pacitan Yang Legendaris

“Ceklukan” Mainan Tradisional Kali Barong Pacitan Yang Legendaris

1277
0
SHARE
Ceklukan Kali Barong

Pachenews. Pacitan – Pacitan secara geografis berada dipesisir pantai selatan pulau jawa menyimpan potensi yang bernilai luar biasa, sektor wisata pantai sangat fenomenal dan kini menjadi destinasi wisata Indonesia. Bukan hanya pantai dan goa yang indah, Pacitan juga dialiri ratusan sungai yang bernilai bagi kehidupan masyarakat Kabupaten Pacitan.

Sejarah sungai dipacitan cukup panjang, selain sebagai sumber air untuk pertanian, akhir-akhir ini juga digaungkan wisata sungai, terbaru telah ditemukan kearifan lokal yang begitu luar biasa dari sungai. Ceklukan, salah satu bentuk mainan anak-anak jaman dulu ketika masih sering bermain dan mandi disungai yang hampir seperempat abad hilang belum lama ini kembali digali dan dimainkan.

Penelusuran Pachenews.com, Masyarakat sekitar kali barong Pacitan kembali menggali peninggalan leluhur ini menjadi sebuah karya yang unik dan menarik untuk dikembangkan sebagai hasil budaya lokal. Ceklukan sendiri adalah alunan musik yang tercipta dari air sungai, dengan dimainkan oleh enam orang air sungai yang biasanya hanya menghasilkan deburan air, berkat tangan-tangan kreatif masyarakat kali barong menjadi alunan musik yang indah untuk didengarkan.

“Dulu ini adalah hiburan masyarakat ketika belum mempunyai kamar mandi dan aktifitas masih dipusatkan sambil bermain-main anak2 menciptakan ceklukan ini” Ucap Muhammad Rofiqin, tokoh pemuda Pacitan yang menginisiatori pembukaan Kali Barong.

Kali Barong adalah rintisan Desa wisata berbasis masyarakat, yang menawarkan keindahan sungai dan kearifan lokal masyarakat sekitar. Dengan terletak di Dusun Barong, Desa Candi, Kecamatan Pringkuku, Kabupaten Pacitan, kali barong satu jalur dengan tempat wisata lainya Pantai Srau dan Pantai Watu Karung.

Mamat (Sapaan Rofiqin) menambahkan, ceklukan ini diharapkan mampu menjadi magnet pengunjung untuk datang di Kali Barong, dengan keunikanya diyakini membuat banyak orang penasaran dan kemudian datang ke Kali Barong. “Wisata Kali Barong selamanya akan gratis untuk seluruh pengunjung”, Ucapnya.

Rintisan desa wisata ini diharapkan menjadi perhatian pemerintah daerah untuk dikembangkan, karena hal ini adalah terobosan terbaru di sektor pariwisata. Selain alam, kearifan lokal yang ada juga perlu dikembangkan untuk menjadi bernilai tinggi, mengingat partisipasi masyarakat yang luar biasa diyakini suatu saat Kali Barong akan menjadi salah satu destinasi wisata Pacitan yang berbeda dari obyek wisata yang sudah ada. (Sep)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here