Home Warta Daerah KPAI : Lindungi Anak Dari Pengaruh Radikalisme

KPAI : Lindungi Anak Dari Pengaruh Radikalisme

321
0
SHARE
Susanto

Pachenews.com – Aksi terorisme yang belakangan kembali mengoyak ketenangan masyarakat, memang perlu diberangus hingga akar-akarnya. Tidak terkecuali upaya pencegahan sedari dini akan paham-paham radikalisme yang mungkin mulai tertanam pada tumbuh kembang anak-anak di negara ini. Wakil Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Susanto, mengatakan, radikalisme dipandang sebagai momok yang membahayakan. Sebab, paham tersebut sebagai tangga pertama menuju terorisme. “Hemat saya perlu multi strategi untuk pencegahan radikalisme pada anak,” ujar komisioner KPAI asal Pacitan itu.

Menurut alumni Pondok Pesantren, Kikil, Kecamatan Arjosari tersebut, banyak faktor yang memicu anak menjadi radikal. Pertama, dipengaruhi faktor genealogi. Faktor keturunan, lanjut dia, dalam banyak kasus juga terjadi. Orang tua berpaham radikal, seringkali terkontaminasi pada anak. Yang kedua, faktor ideologipatronase. “Anak diajar guru berfaham radikal, sangat berpengaruh menjadi kader,” bebernya pada wartawan.

Faktor yang ketiga, imbuh Susanto, peer radicalisasion. Anak menjadi radikal karena faktor pengaruh teman sebaya. Dan faktor keempat, self radicalisasion. “Anak jadi radikal karena membaca bahan atau sumber yg bermuatan radikal sehingga secara sendirinya jadi radikal,” tuturnya.

Lebih lanjut, aktivis penyandang gelar doktor ini mengungkapkan, ada beberapa hal untuk menangkal paham radikalisme pada anak. Yaitu melalui Integrasi pencegahan pemikiran radikal melalui sekolah terutama melalui guru agama. “Pastikan anak berguru dengan guru ngaji yang tepat bukan berkarakter radikalisme. Pastikan pula, masyarakat membangun kesadaran bersama pentingnya nembudayakan pemikiran agama inklusif, bukan radikal,” tandasnya. (Net/Sep)

Baca juga : Radikalisme Bukan Islam

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here