Home Nusantara Pesantren Pesantren Bertanggung Jawab Pada Praktek Keagamaan Masyarakat

Pesantren Bertanggung Jawab Pada Praktek Keagamaan Masyarakat

255
0
SHARE

Pacitan – Pengasuh Pondok Tremas Pacitan KH Luqman Harits Dimyathi menyatakan, pesantren turut bertanggung jawab pada praktek keagamaan yang dilakukan oleh  masyarakat.

” Pesantren sebagai pewaris ajaran para ulama diakui sebagai pihak yang diserahi tanggung jawab dalam kehidupan beragama,”

Hal itu dinyatakanya pada acara pengajian umum Bakti Santri Ikatan Pelajar Pacitan Pondok Tremas (IPPAPONMAS) bersama dengan Masyarakat Desa Jatimalang, Kecamatan Arjosari, Kabupaten Pacitan, Selasa malam (19/1).

Katib Syuriah PBNU itu mengatakan, pesantren memiliki tugas mengajak masyarakat untuk menjalankan praktek keagamaan yang benar yang sesuai dengan ajaran Ahlusunnah Wal Jamaah. Ini sesuai dengan karakter pesantren sebagai risalah rahmatan lil alamin.

” Para kiai, pengasuh pesantren, oleh Allah SWT nanti akan dimintai pertanggungjawaban, sejauh mana pesantren mampu menjaga pengikut ahlusunnah wal jamaah dari keterperosokan ahlak dan perilaku keagamaan yang ekstrem.” tuturnya.

Oleh sebab itu, Koordinator Nasional Gerakan Ayo Mondok ini mengajak masyarakat dalam melakukan praktek keagamaan agar tidak jauh dari cara beragama dan bermuamalah seperti yang diajarkan oleh para kiai di pesantren. Bila ditengah masyarakat dijumpai persoalan seputar masalah keagamaan, masyarakat dapat meminta penjelasan kepada para santri atau pada kiai di lingkungan pesantren.

” Mari kita jadikan para kiai, pengasuh pesantren sebagai imam dalam praktek beragama kita” jelasnya.

Melalui gerakan Nasional Ayo Mondok, Kiai Luqman juga mendorong masyarakat untuk menjadikan pesantren sebagai pilihan utama dalam menuntut ilmu.” Minimal satu dari putra-putri kita untuk dikirim belajar ke pesantren. Pesantren mana saja, semuanya baik. agar sanad keilmuan dan praktek beragama kita tidak terputus dan terus bersambung hingga Rosululloh SAW” pungkasnya.

Para santri Pondok Tremas yang berasal dari Kabupaten Pacitan tiap tahun rutin menggelar kegiatan Bakti Santri IPPAPONMAS di tengah masyarakat. Sebagai upaya mendekatkan dan mengenalkan ajaran nilai-nilai kepesantrenan pada masyarakat.

Berbagai kegiatan dilakukan pada Bakti Santri ini, seperti Dakwah bil Hal, Pengajian umum, Semaan Al Quran, Lomba-lomba, Kerja Bakti membersihkan lingkungan dan Pentas seni bersama masyarakat.(Zaenal Faizin)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here