Home Kreatif Posdaya Dorong Peternak Kambing Binaan Gunakan Pakan Fermentasi

Posdaya Dorong Peternak Kambing Binaan Gunakan Pakan Fermentasi

338
0
SHARE
Makan Kambing Fermentasi

Pachenews. Pacitan – Sebagai tindak lanjut pelatihan ternak kambing di Jombang 7-8 februari 2016 yang lalu, Posdaya Pacitan mendorong peternak kambing binaan gunakan pakan fermentasi. Hal itu dimaksudkan agar kualitas ternak yang dimilikinya semakin meningkat. Sudah saatnya masyarakat pacitan sadar, mau, dan mampu memanfaatkan sisa-sisa limbah pertanian menjadi pakan ternak yang bernutrisi tinggi.

Selama ini masyarakat terlena dengan melimpahnya pakan dari hijauan alami. Mereka belum sadar bahwa banyak sekali limbah-limbah pertanian yang ada di sekitar kita dapat dimanfaatkan sebaik mungkin. Sebut saja janggel jagung. Limbah dari tanaman jagung ini ternyata juga menyimpan nutrisi yang baik sebagai bahan makanan ternak. Tentu saja melalui proses fermentasi dengan bahan-bahan yang lain.

Somad, Narasumber pelatihan ternak kambing Posdaya mengatakan, menggunakan pakan fermentasi pada ternak kambingnya dapat menghemat waktu dan tenaga. Dikatakan menghemat waktu karena perbandingan berat kambing usia 8 bulan dengan pakan fermentasi sama atau mengimbangi berat kambing usia 10-11 bulan yang hanya makan rumput saja.

” Kalau dari tenaga kita untung, karena kita hanya perlu tambahan sedikit rumput. Asupan nutrisi sudah banyak dipenuhi oleh pakan fermentasi. Saya hanya perlu dua ikat rumput untuk 50 ekor kambing per hari,” katanya.

Pakan fermentasi menguntungkan peternak.

Alasanya sederhana, Pertama karena pembuatanya mudah dan bahan dapat diambil disekitar kita. Kedua, kita tidak akan dipusingkan dengan pencarian rumput jika musim kemarau tiba, bersahabat dengan semua musim. Kebutuhan nutrisi kambing tetap tercukupi walau rumput susah dicari. Ketiga, menghemat waktu dan tenaga karena pakan fermentasi ini bisa dibuat dalam sekali waktu dan dapat bertahan dalam jangka waktu yang cukup lama serta hanya membutuhkan sedikit rumput setiap harinya. Keempat, kambing lebih cepat besar.

Kehebatan pakan fermentasi ini sudah dibuktikan oleh Somad di peternakannya. Awalnya lumayan sulit untuk membiasakan kambing dengan pakan fermentasi, perlu 2-3 hari. Namun setelah kambing sudah mulai terbiasa memelihara kambing menjadi sangat mudah. Kini dia mampu memelihara 50 ekor yang hanya dikelola oleh satu orang setiap harinya. Setiap pukul 12 kambing diberi pakan fermentasi dan pada pukul 4 sore kambing baru diberi rumput, 2 ikat untuk 50 ekor kambing. Pakan fermentasi menjadi andalannya.

Oleh karenanya dalam waktu dekat sosialisasi khususnya untuk anggota Posdaya terkait pakan fermentasi perlu digalakkan. Hal itu dirasa sangat penting agar masyarakat sadar dan mau membuat dan menggunakan pakan fermentasi untuk kambing ternaknya. Sehingga kualitas ternak mereka dapat berkembang secara maksimal. (Alwi Harianto)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here