Home Politik Demo Pendamping Desa di Istana Sarat Dengan Muatan Politik

Demo Pendamping Desa di Istana Sarat Dengan Muatan Politik

165
0
SHARE

Pachenews.com – Demonstrasi yang digelar Barisan Nasional Pendamping Desa (BNPD) di Istana Negara, Jakarta pada hari ini ditengarai bermuatan politis. Bahkan, demo tersebut diduga ditunggangi partai politik yang ingin merebut jatah Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) di Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi.

Demikian dikatakan pengamat politik dari PolcoMM Institute, Heri Budianto kepada wartawan, Selasa (12/4/2016).

“Ada yang memboncengi ini, apakah partai tertentu atau tokoh tertentu yang ingin duduk di Kementerian Desa. Ada kekuatan politik besar yang ingin merebut kursi Kemendes,” kata Heri.

Menurut Heri, gerakan yang dilakukan kelompok tersebut menandakan bahwa mereka ingin mendikte Presiden Joko Widodo (Jokowi) agar melakukan reshuffle. Sesama partai politik apalagi dalam satu koalisi harusnya tidak perlu saling menjatuhkan karena yang merugi adalah masyarakat desa itu sendiri.

“Ada udang dibalik batu, ada gerakan politik yang mencoba untuk mendikte presiden soal isu reshuffle yang belakangan muncul. Menurut saya secara politik ini tidak pantas dilakukan,” ujarnya.

Para pendemo diketahui menuntut Mendes mencabut surat Dirjen PPMD KEMENDES PDTT No. 749/DPPMD/III 2016 tanggal 31 Maret 2016 perihal kontrak tenaga kerja pendamping 2016.

Kata Heri, harusnya mereka mengikuti aturan hukum yang berlaku. Posisinya, Kemendes sudah berupaya menegakkan aturan dengan melakukan seleksi pendamping desa.

“Selama ini kita ketahui apa yang dilakukan Mendes itu ada mekanisme dan UU yang mengatur,” pungkasnya. (Okezone/SD)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here