Home Nusantara Olahraga Wonoroya, Jago Tua dari Pacitan

Wonoroya, Jago Tua dari Pacitan

309
0
SHARE

Pachenews.com – Bagi penggemar tinju pro era sabuk emas awal tahun 2000-an, pasti pernah mendengar nama Wono Roya. Di tahun itu Wono berada di bawah manajemen seorang anggota marinir yang aktif membina tinju. Wono bertanding di kelas terbang mini dan memiliki banyak sabuk. Sekarang beratnya naik dan siap bertanding di kelas bantam yunior. Wono ingin mencetak rekor sebagai petinju Indonesia tertua yang aktif naik ring.

Ketika era tinju sabuk emas tumbang, Wono memilih kembali ke kampung halamannya dan meneruskan hobi menjadi pembina tinju amatir. Selain mendidik pemuda Pacitan, Jawa Timur, Wono tak lupa menempa dirinya sebagai petinju profesional. Usianya sudah 45 tahun dan akan naik ring kelas bantam yunior di Surabaya. “Wono Roya come back lagi. Nanti (29 Mei 2016) main melawan Mahfud dari Banyuwangi. Pertandingan akan berlangsung di GOR Hayam Wuruk, Kodam V/Brawijaya, Surabaya. Saya sudah siap menghadapi Mahfud dan saya ingin mengalahkannya,” kata Wono Roya ketika dihubungi ke Pacitan melalui ponselnya, Kamis (5/5/2016) malam.

Mahfud adalah petinju muda yang usianya separuh dari usia Wono. “Saya tidak masalah bertarung dengan petinju yang usianya jauh di bawah usia saya,” kata jago tua dari Pacitan ini. “Saya berlatih setiap hari dan rencana pertandingan ini tidak mendadak. Persiapan saya cukup.”

Pertandingan tinju di GOR Hayam Wuruk, 29 Mei 2016, adalah bagian dari rencana kebangkitan tinju pro Jawa Timur. Koesnandar, tokoh tinju Jawa Timur, memastikan ada enam partai non gelar kerja sama dengan Komisi Tinju Profesional Indonesia (KTPI) Jawa Timur.

“Nanti ada dua acara penting. Selain pertandingan tinju, ada acara pelantikan pengurus KTPI Jawa Timur. Sudah ada komunikasi yang baik dengan KTPI Pusat bahwa Pak Ruhut Sitompul (Ketua Umum KTPI) dijadwalkan datang,” kata Koesnandar. (Tinjunews)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here