Home Warta Nasional Dari Pacitan untuk Silatnas Ayo Mondok

Dari Pacitan untuk Silatnas Ayo Mondok

159
0
SHARE

Pacitan- Keluarga besar pelajar NU Pacitan yang tergabung dalam Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) memberikan dukungan dan apresiasi  untuk kesuksesan Silaturrahmi Nasional (Silatnas) gerakan “Ayo Mondok” yang akan dibuka Jum’at malam (13/5) oleh Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siradj di Taman Candra Wilwatikta Pandaan Pasuruan.

Dukungan itu disampaikang dengan cara menggelar Do’a bersama di Gedung MUI Pacitan Kamis malam (12/5). Acara dipimpin langsung oleh Ketua IPNU Pacitan Amruddun, dengan membaca surat yasin dan tahlil.  Dengan harapan acara berlangsung lancar dan diberkahi oleh Allah SWT.

Amrudin dalam sambutanya menyampaikan bahwa gerakan “Ayo Mondok” merupakan gerakan untuk memberikan pengetahuan kepada masyarakat tentang dunia pesantren. Tentunya pesantren  yang berhaluan aswaja NU. Gerakan yang diinisiasi oleh PP RMI NU (Asosiasi Pesantren NU) ini merupakan usaha kalangan pesantren menjadikan pesantren sebagai tempat yang utama untuk menuntut ilmu.

Pondok pesantren, katanya, merupakan rujukan utama pendidikan di Indonesia sejak zaman penjajahan hingga sekarang. Namun seiring berkembangnya zaman banyak pondok-pondok yang mengatas namakan pondok pesantren tapi banyak juga yang mengajarkan ajaran-ajaran yang tidak sesuai dengan khittah dan tujuan awal pesantren didirikan.

“Mulai dari ajaran Islam liberal, radikal dan menjerumus pada aksi-aksi terorisme,” katanya.

Melalui Silatnas ini, dia berharap program gerakan ini akan lebih matang lagi, salah satunya menyesuaikan dengan tantangan zaman yang semakin canggih. Gerakan “Ayo Mondok” perlu menghadirkan sebuah aplikasi berbasis android yang berisi tentang informasi pesantren.

“Hapanya adalah bagi masyarakat yang akan mencarikan tempat pendidikan anaknya dan mencari informasi tentang pondok yang aswaja NU maka dengan mengakses aplikasi tersebut akan terjawab, dengan mendapatkan penjelasan pondok apa, dimana alamatnya, siapa pengasuh dan ustadznya hingga bagaimana bentuk pengajaranya,” tandasnya (Zaenal Faizin

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here