Home Warta Warta Utama “Pornoaksi di Alun-Alun”, Kecewa, IPNU Pacitan Menolak Hadiri Undangan Bakesbangpol

“Pornoaksi di Alun-Alun”, Kecewa, IPNU Pacitan Menolak Hadiri Undangan Bakesbangpol

525
0
SHARE

Pacitan, Pache News -Pendidikan karakter anak adalah hal yang paling mandasar untuk mencetak generasi yang mumpuni, cerdas dan berjiwa sosial tinggi dalam menghadapi era globalisasi. Melalui budaya dan kearifan lokal di masing-masing wilayah diharapkan, generasi ini nanti mampu berkontribusi terhadap kemajuan daerah tersebut. Tentunya, hal ini tidak lepas dari budaya yang arif dan menjunjung tinggi nilai – nilai yang positif.

Surat rekomendasi yang dilayangkan IPNU-IPPNU Pacitan kepada Bupati Pacitan terkait persoalan izin launching salah satu produk sepeda motor ternama yang menampilkan pertunjukan yang mengarah pada pornoaksi yang sempat digelar di alun – alun Pacitan pada Sabtu, 3 September 2016 sepertinya akan semakin hangat.

Sebab Yang menjadi permasalahan adalah lemahnya fungsi pengawasan yang dilakukan oleh PEMKAB terkait event public yang terjadi. Apalagi event tersebut digelar di Alun – Alun Kota Pacitan yang notabennya terletak di seputaran Masjid Agung, Pusat Pemerintahan (Pemkab) dan Lingkungan Sekolah.

Pemerintah Kabupaten Pacitan melalui surat Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (BAKESBANGPOL) bernomor 005/315/408.45/2016 akhirnya menanggapi dan mengundang Ketua IPNU Pacitan untuk menghadiri rapat koordinasi terkait acara yang dimaksud tersebut.

Namun, pihak IPNU – IPPNU Pacitan justru menyayangkan sikap Pemkab tersebut, pasalnya langkah tersebut tidak sesuai dengan harapan IPNU – IPPNU Pacitan saat melayangkan surat rekomendasi kepada Bupati, pada Senin 5 September 2016. Organisasi pelajar NU itu beralasan surat tersebut dianggap tidak relevan. Sebab Bupati Pacitan melimpahkan penyelesaian sikap protes IPNU-IPPNU itu hanya melalui Bakesbangpol.

“Kami menganggap surat dari Bakesbangpol Pacitan ini tidak berisi tindak lanjut dari surat Bupati kepada bawahan, melainkan surat prakarsa dari Bakesbangpol sendiri. Dan mereka tidak ada relevansinya dengan pokok permasalahan yang dimaksud. Kami berharap Bupati Pacitan lah yang tetap menanggapi dan menindaklanjuti surat rekomendasi tersebut.,” kata Amruddin, Ketua IPNU Pacitan saat ditemui Pachenews.com di Pacitan, Selasa (6/8).

Oleh karena itu, IPNU-IPPNU Pacitan menyatakan tidak akan memenuhi undangan dari Bakesbangpol tersebut. Mereka tetap pada pendirianya menunggu sikap resmi dari Bupati Pacitan, hingga mereka bisa beraudiensi langsung dengan Bupati Pacitan.

“Tidak, kami tidak akan memenuhi undangan Bakesbangpol. Sebab melalui Asisten Tiga Bidang Administrasi Umum, surat rekomendasi kepada Bupati akan dinaikan. Dan kami tetap berkeinginan tanggapan itu dapat terwujud dengan silaturrahmi dan bertemu langsung dengan Bupati,” tegasnya.(HW)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here