Home KE-NUan Pelajar NU Ponorogo Diajak Ikut Jaga Pancasila

Pelajar NU Ponorogo Diajak Ikut Jaga Pancasila

73
0
SHARE

Pache News, Ponorogo- Pancasila sebagai jangkar  bangsa, keberadaanya begitu penting dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Namun yang sangat disayangkan, hari ini banyak orang yang tidak mau lagi mengamalkan nilai nilai Pancasila, bahkan banyak pula yang memperselisihkanya.

“Ini menjadikan keprihatinan bagi kita” kata KH Amru Al Mu’tasim saat mengisi sarasehan malam Kesaktian Pancasila yang digelar oleh Pimpinan Cabang IPNU IPPNU Ponorogo, Jawa Timur, Jum’at (30/9) malam.

Kiai Amru mengatakan, perjuangan para pendahulu dalam mempertahankan Pancasila dari rongrongan pemberontak PKI, saat ini sudah mulai dilupakan oleh generasi muda. Padahal, untuk menegakkan Pancasila dilalui dengan perjuangan yang sangat berat.

“Melihat realita sekarang nilai-nilai pancasila mulai memudar khususnya di kalangan para remaja,” ujar Kiai Amru yang pernah menjadi Ketua IPNU Ponorogo tahun 1958 itu.

Oleh karena itu, lanjutnya, para pemuda  khususnya kader NU tidak boleh lagi hanya sebatas hafal teks Pancasila, namun harus benar-benar mengamalkanya dalam kehidupan sehari-hari. Kader NU, imbuhnya, harus menjadi yang terdepan dalam menjaga dan mengamalkanya, sebab NU sendiri telah menyatakan bahwa Pancasila sebagi bentuk final dasar negara, selain UUD 1945 dan Bhineka Tunggal Ika.

“Mempertahankan kedaulatan bangsa , dengan menjaga dan melestarikan serta mengamalkan nilai-nilai ajaran pancasila merupakan tugas dan kewajiban kader penerus bangsa,” jelasnya kepada seratusan kader NU yang memadati gedung PCNU Ponorogo itu.

Kiai Amru berharap, melalui semangat hari Kesaktian Pancasila, kader NU harus menjadi  kader “ready for us”, artinya kader yang siap dalam berbagai kondisi apapun.

Kiai Amru memetik salah satu kalimat dari mars IPNU “Siapkanlah barisanmu”. Yang dimaksud barisan, imbuhnya, adalah kader NU harus menjadi kader yang militan dan multi talenta.

“Harus serba bisa, ada yang ahli dalam pemerintahan, ahli hukum, ahli muballigh, ahli dalam hal lain. Dan yang terpenting kita harus Menjadi kader NU, kader muslim, dan kader bangsa,” tandasnya. (Zaenal Faizin)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here