Home KE-NUan Organisasi yang Besar, Dinilai dari Kualitas Bukan Kuantitas

Organisasi yang Besar, Dinilai dari Kualitas Bukan Kuantitas

155
0
SHARE

Pache News, Pacitan – Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) sebagai organisasi kader diminta memfokuskan diri dalam penguatan kaderisasi dan penguatan intelektual kader. Walaupun tidak sehebat dan sebesar pimpinan cabang di kota-kota besar lain, IPNU IPPNU Kabupaten Pacitan diminta tetap solid dalam menjalankan roda organisasinya.

Ketua Fatayat NU Pacitan tahun 1998-2000, Alfiah Huda mengatakan hal itu saat menerima kunjungan silaturahmi pengurus dan kader IPNU IPPNU Pacitan di Lorok, Ngadirojo, Pacitan, Kamis (6/10).

Dikatakan olehnya, kebesaran sebuah organisasi tidak hanya ditentukan oleh kuantitas massa kader dan seberapa besar sumber operasional organisasi, namun kualitas kader yang dibarengi dengan tekad dan semangat kader yang menentukan organisasi pelajar NU ini menjadi besar.

“Kami mengapresiai langkah IPNU IPPNU Pacitan. Walaupun dengan segala bentuk kekuranganya, kalian masih tetap solid menjaga eksistensi organisasi ditengah persaingan global,” kata perempuan yang mengasuh Pesantren Miftahul Huda, Lorok, Ngadirojo itu.

Dia menambahkan, IPNU IPPNU tidak perlu berkecil hati, hidup dan berorganisasi di daerah kecil seperti Pacitan. Letak georgafis yang terpencil bukan merupakan halangan bagi kader IPNU IPPNU untuk tidak berperan. Sebaliknya, seorang organisatoris handal, katanya, justru banyak yang lahir dari tempat kecil dan sederhana.

“Walaupun begitu, semangat dan peran kalian saat ini sudah cukup besar. Teruslah berjalan dan pupuk semangat kalian,” kata ketua Fatayat Ngadirojo tahun 1992-1998 itu.

Pada kesempatan itu, Ketua IPNU Pacitan, Amrudin mengatakan, program kerja IPNU IPPNU Pacitan yang saat ini masih terus digalakkan adalah pembentukan dan pengoptimalan Pengurus Anak Cabang (PAC) di seluruh Pacitan.

Dia berharap kepada seluruh eleman warga Nahdliyin Pacitan untuk turut mendukung peran organisasi pelajar NU ini.

“Target kami di akhir kepengurusan ini, dapat terbentuk kepengurusan anak cabang di seluruh Kecamatan di Pacitan. Oleh karena itu, silaturahmi dan konsolidasi dengan tokoh tokoh NU menjadi begitu penting” tandasnya. (Zaenal Faizin)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here