Home Nusantara Sosial PMII Ajak Warga Pacitan Bantu Biayai Pengobatan Balita Penderita Hidrosefalus

PMII Ajak Warga Pacitan Bantu Biayai Pengobatan Balita Penderita Hidrosefalus

149
0
SHARE

Pache News, Pacitan– Penggalangan dana untuk Agung Prasetyo, balita penderita penyakit Hidrosefalus asal Dusun Jambu, Desa Sedayu, Kecamatan Arjosari, terus berlanjut. Aktivis Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Pacitan kembali turun ke jalan untuk menghimpun dana dari masyarakat, Rabu (2/1) malam.

Aksi sosial ini mereka lakukan di jalan protokol kota Pacitan mulai pukul 18.30 hingga 20.00. Mereka mengajak para pengguna jalan untuk ikut membantu meringankan beban keluarga Agung Prasetyo yang saat ini sedang membutuhkan bantuan untuk membiayai pengobatanya.

Melalui aksi mereka, tidak sedikit masyarakat Pacitan yang tergugah dan memberikan uang maupun donasi yang disiapkan ke dalam kotak kardus secara bergantian.

Koordinator aksi sosial, Khabib Isnanto mengatakan, penggalangan dana ini bertujuan untuk membantu balita Pacitan yang menyandang penyakit Hidrosefalus. Aksi ini, katanya, merupakan wujud kepedulian PMII terhadap masyarakat Pacitan yang sangat membutuhkan bantuan.

“Kami dari pengurus cabang PMII mewujudkan kepedulian kami terhadap balita penyandang penyakit hidrosefalus atas nama Agung Prasetyo yang beralamatkan di Desa Sedayu, Kecamatan Arjosari. Melalui penggalangan dana ini, diharapkan nantinya dapat membantu keluarga dan balita tersebut,” tuturnya.

Dari aksi yang dilakukan hanya beberapa jam itu, mereka berhasil mengumpulkan dana dari para pengguna jalan, sebesar Rp.2.431.000. Sehingga dana yang berhasil dihimpun dari aksi yang dilakukan pada Rabu pagi (2/11) bersama Aliansi Pergerakan Pacitan menjadi Rp. 6.379.500.

Habib menambahkan, penggalangan dana masih akan berlanjut pada hari ini (3/11). Dana tersebut, lanjutnya, akan mereka salurkan setelah aksi ini selesai. “Kami akan segera menyalurkan dana tersebut supaya bisa cepat membantu biaya pengobatan Agung Prasetyo dan semoga segera diangkat penyakitnya,”pungkasnya.(Agus Purwanto/Zaenal Faizin)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here