Home Nusantara Sosial GP Ansor NU Sudimoro Kenang Perjuangan Pak Dirman dengan Doa

GP Ansor NU Sudimoro Kenang Perjuangan Pak Dirman dengan Doa

155
0
SHARE

Pache News, Pacitan– Gerakan Pemuda (GP) Ansor NU Kecamatan Sudimoro, menggelar doa bersama untuk Panglima Besar Jenderal Sudirman dan para pejuang bangsa, Minggu (06/11) malam. Doa bersama tersebut dipanjatkan dalam rangka menyongsong peringatan Hari Pahlawan 10 November.

Doa bersama digelar di Masjid Darul Ulum, Rejo Mulyo, Sudimoro, Pacitan. Sekitar seratusan jamaah dengan khusyu’ memanjatkan doa untuk para pejuang yang telah berjasa melepaskan Indonesia dari belenggu kebodohan dan penjajahan.

Mereka yang hadir merupakan perwakilan dari pengurus Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) dan pengurus Ranting NU se- kecamatan Sudimoro. Tampak pula beberapa Banom NU, seperti IPNU IPPNU, dan para pendobrak GP  ANSOR NU Sudimoro.

Bagi masyarakat Sudimoro dan Pacitan pada umumnya, nama Pak Dirman, demikian Jenderal Sudirman disapa, merupakan sosok yang dekat dengan rakyat. Perjuanganya bersama rakyat dalam mengusir penjajah, hingga kini terus dikenang oleh masyarakat setempat.

Pak Dirman pertama kali memulai gerilya dari Desa Klepu Kecamatan Sudimoro. Ia bersama para pejuang lain kemudian menuju Dusun Sobo, Desa Pakisbaru, Kecamatan Nawangan. Menurut cacatan sejarah, Pak Dirman melakukan perjuangan gerilya selama 107 hari.

Ketua GP Ansor NU Sudimoro, Mujaranto mengatakan, Sudimoro memiliki sisi historis dalam perjuangan gerilya Pak Dirman. “Sudimoro merupakan titik awal perjuangan Pak Dirman dalam melalukan gerilya di Pacitan,” tuturnya.

Oleh sebab itu, katanya, para generasi muda diminta untuk selalu mengenang jasa-jasa para pendahulu dengan selalu berkirim doa untuk para pejuang bangsa. “Kami berharap para pemuda, khususnya GP Ansor NU tidak lupa akan sejarah bangsanya,” pintanya.

Ia berharap, acara doa bersama semacam ini tidak  hanya dilakukan di Kecamatan Sudimoro saja, akan tetapi di Kecamatan lain dapat melakukan acara serupa, agar kedepan dapat  lebih semarak lagi untuk mendoakan para pejuang yang salah satunya adalah Panglima Besar Jendral Sudirman.

Doa bersama yang digelar GP Ansor Sudimoro ini dilakuakn setelah penjemputan replika tandu di Desa Klepu. Pengurus MWC NU beserta banomnya kemudian berbondong-bondong menuju masjid Darul Ulum untuk melaksanakan Ibadah shalat Magrib dan dilanjutkan acara doa bersama tersebut. (Elis-Mawan/Zaenal Faizin)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here