Home Nusantara Sosial Hari Valentine, Ketua MUI Pacitan: Merayakan dan Memfasilitasi Hukumnya Haram

Hari Valentine, Ketua MUI Pacitan: Merayakan dan Memfasilitasi Hukumnya Haram

96
0
SHARE

Pache News, Pacitan – Majelis Ulama Indonesia (MUI) memandang bahwa merayakan hari Valentine akan membawa kemaksiatan bagi generasi muda Islam. Oleh karena itu, Komisi fatwa MUI mengeluarkan fatwa nomor 03 tahun 2017 tentang hukum haram merayakan hari Valentine.

Ketua MUI Pacitan Aris Masyhudi menyampaikan hal itu di Pacitan, Senin (13/2). Ia menyebut bahwa  perayaan hari valentine yang di laksanakan setiap tanggal 14 Februari itu nyata-nyata telah mengesankan hari yang sangat penting dan ditunggu-tunggu oleh kaum muda- mudi yang mempunyai jalinan asmara antara mereka.

“Peringatan Valentine itu merupakan kegiatan yang berasal dari tradisi umat agama lain, yang biasanya dirayakan berbagai cara seperti tukar menukar bunga, cokelat, mengucapkan kasih sayang, bergaul bebas, bermesraan secara terbuka hingga pergaulan bebas sampai perzinahan dan berperilaku munkar lainnya,” katanya saat berbincang dengan Pache News di kediamannya Jl. Imam Bonjol No 34 Pacitan.

Ia menambahkan bahwa perilaku seperti itu sudah ditirukan oleh generasi umat islam secara luas pada umumnya yang dirayakan di tempat-tempat rekreasi, hiburan dan lain-lain.

“Oleh karena itu, mengikuti dan atau berpartisipasi dalam kegiatan perayaan hari valentine bagi umat islam hukumnya haram,” jelasnya.

Bukan hanya itu saja, menurutnya, membantu dan memfasilitasi penyelenggaraan hari valentine hukumnya juga haram.”Jadi mengadakan dan memfasilitasi adalah hukumnya haram,” jelasnya.

Sebelum mengeluarkan fatwanya, komisi fatwa sudah menimbang dengan matang. Valentine berasal dari budaya barat non-islam yang dalam kegiatannya banyak bersifat munkar untuk agama islam, mulai dari pergaulan bebas bahkan sampai perzinahan. “Maka MUI bersepakat bahwa hari valentine merupakan kegiatan haram bagi umat islam,” tandasnya

Silahkan baca Fatwa MUI tentang larangan merayakan hari Valentine disini

(Mawan Hardiyanto/Zaenal Faizin)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here