Home Nusantara Seni Budaya Wayang Beber Pacitan, Spirit Kebudayaan dari Wengker Kidul

Wayang Beber Pacitan, Spirit Kebudayaan dari Wengker Kidul

169
0
SHARE

Pache News, Pacitan – Dinas Pendidikan dan kebudayaan Kabupaten Pacitan melalui bidang Kebudayaan mengadakan event bertajuk “Revitalisasi Kesenian Daerah; Wayang Beber”. Acara yang digelar di Gedung Karya Dharma ini merupakan salah satu rangkaian Hari Jadi Pacitan ke-272.

Menariknya event tersebut menjadi sorotan utama karena selain menyajikan pagelaran wayang tradisional, juga menyajikan wayang beber kontemporer dengan harapan dapat diterima di hati masyarakat.

Wayang beber yang dipentaskan membawakan norma-norma islami di dalamnya, di samping itu diiringi dengan musik dan lagu yang menarik, adanya tarian pembuka sekaligus penutup menjadikan nilai sakral wayang beber kontemporer ini tidak hilang.

Wayang beber kontemporer ini dikembangkan oleh beberapa komunitas pecinta budaya kabupaten Pacitan diantaranya Wayang Beber Sakbendino (WBS) dan Soko Papat.

Maksud komunitas-komunitas ini menggeluti wayang beber bertujuan untuk mempublikasikan kepada masyarakat bahwa khususnya daerah Pacitan mempunyai budaya kesenian yang unik, dan dibalut dengan nuansa kontemporer supaya mudah di terima masyarakat.

“Wayang beber adalah budaya pacitan yang memiliki norma-norma penting, upaya WBS ini bertujuan agar wayang beber bisa diterima masyarakat dan dilestarikan seterusnya, supaya budaya milik daerah ini tidak hilang di telan bumi,” ujar Ganjar, sang dalang Wayang Beber Sakbendino.

Harapanya kedepan budaya kesenian berupa Wayang Beber akan berkembang di bumi Wengker Kidul dan dapat menjadi aset berharga Pacitan.

“Diharapkan kedepan Wayang Beber akan menjadi salah satu ikon di bumi Pacitan dan menjadi penunjang budaya juga pariwisata Pacitan,” ujar Winarto, narasumber sekaligus perwakilan pemerintah Provinsi  Jawa Timur.(Yazid Al Busthomy/Zaenal Faizin)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here