Home Nusantara Seni Budaya Pagar Nusa Diminta Menjadi Teladan Dunia Persilatan

Pagar Nusa Diminta Menjadi Teladan Dunia Persilatan

276
0
SHARE
Pembukaan Festival Pencak Silat

Pache News, Arjosari- Persatuan pencak silat Nahdlatul Ulama Pagar Nusa sebagai pagarnya NU, pagarnya ulama dan bangsa diharap dapat menjadi teladan bagi perkumpulan pencak silat lain. Keteladanan itu harus tercermin dari sikap dan tindakan yang sesuai dengan nilai-nilai dan jiwa Pagar Nusa.

Ketua PCNU Pacitan KH Mahmud menyampaikan harapan itu pada pembukaan Festival pencak silat NU ke-II yang dirangkai dengan peringatan usia lima windu kebangkitan Pesantren Al Fattah Kikil Arjosari, Sabtu (11/3) sore.

“Pagar Nusa harus berada yang paling depan dalam hal apapun di pencak silat. Paling depan sebagai ahlak yang terbaik, paling depan sebagai seorang muslim yang baik, paling depan sebagai ahli ibadah yang baik, dan paling depan dalam mengawal republik Indonesia ini,” katanya di hadapan para pendekar muda di Auditorium KH Bakri Hasbullah.

Kiai Mahmud berharap Pagar Nusa dapat kembali meramaikan dunia persilatan di lingkungan pesantren. Sebab, menurutnya, setelah ditinggal wafat oleh Mahaguru Pagar Nusa KH Maksum Jauhari atau Gus Maksum Lirboyo, kegiatan pencak silat dilingkungan pesantren kian redup.

Oleh karenanya, Pagar Nusa didorong untuk aktif melatih dan menularkan ilmu bela dirinya kepada para santri di Pondok Pesantren. Selain itu, kegiatan perlombaan Pagar Nusa kedepannya harus sering dilakukan di dalam pesantren.

Pengasuh Pesantren Al Fattah Kikil KH Burhanuddin HB mengapresiasi kegiatan festival pencak silat yang digelar di ¬†pesantrennya. Kiai Burhan berharap Pagar Nusa di Pacitan kedepan paling tidak bisa seperti Pagar Nusa di Lirboyo, sebagai tempat kelahiran Gus Maksum. “Ini bukan hayalan tapi ini adalah doa,”tutur Kiai Burhan.

Para pesilat muda diharap untuk terus bersemangat dalam belajar dan berjuang melalui Pagar Nusa. “Sebab kalianlah yang memagari pesantren, ¬†kalian yang menjaga NU dan kalian yang menjaga Indonesia ini,” pungkasnya.

Pembukaan Festival Silat NU ke-II dibuka secara resmi oleh Asisten Tiga Bupati Pacitan, Drs Sakundoko.

Pembukaan dimeriahkan oleh atraksi dan peragaan berbagai jurus Pencak Silat yang dibawakan oleh pendekar-pendekar dari Pagar Nusa Pacitan. (Zaenal Faizin)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here