Home KE-NUan Kaderisasi hingga Pengawalan Kelompok Pengusung Khilafah jadi Tugas NU Pacitan

Kaderisasi hingga Pengawalan Kelompok Pengusung Khilafah jadi Tugas NU Pacitan

141
0
SHARE

Pache News, Pacitan- Untuk yang kedua kalinya KH Mahmud dipercaya menahkodai Nahdlatul Ulama Pacitan masa khidmat 2017-2022. Kiai Mahmud ditetapkan sebagai Ketua Tanfidziyah secara aklamasi dalam Konferensi Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Pacitan yang dilaksanakan pada Ahad, 23 April 2017 di Perguruan Islam Pondok Wates, Widoro, Pacitan.

“Sebenarnya dalam tradisi NU tidak ada istilah meminta jabatan. Tapi semua yakinlah bahwa Allah SWT yang menggerakkan panjenengan untuk mempercayakan kepada kami,” tutur Kiai Mahmud sesaat setelah ditetapkan sebagai ketua Tanfidziyah.

Kiai Mahmud terpilih kembali setelah seluruh Majelis Wakil Cabang NU (MWCNU) se-Pacitan menyatakan menerima penyampaian laporan pertanggungjawaban (LPJ) PCNU dan memutuskan mengangkat kembali Kiai Mahmud sebagai Ketua Tanfidziyah. Seluruh MWCNU juga memberi masukan agar program kerja yang telah dilaksanakan pada periode 2012-2017 dapat dilanjutkan dan diperbaiki kembali.

Setelah resmi dinyatakan memimpin NU Pacitan untuk lima tahun kedepan, kiai Mahmud menjelaskan bahwa PCNU Pacitan memiliki program unggulan, baik jangka pendek dan jangka menengah 10 tahunan.

“Untuk jangka pendek sebagian besar sudah kita laksanakan pada periode lima tahun pertama, yaitu tahun 2012 -2017. Kedepan kita tinggal melanjutkan dan memantapkan program-program yang belum selesai. Dan tentunya akan menambah program yang akan datang disesuaikan dengan perkembangan kegiatan Nahdlatul Ulama mulai dari pengurus pusat, pengurus wilayah dan pengurus cabang,” ungkapnya kepada Pache News, Ahad sore (23/4).

Kiai Mahmud menambahkan bahwa Kaderisasi masih menjadi pekerjaan rumah yang harus dituntaskan. NU Pacitan berusaha menggarap program kaderisasi hingga tingkat ranting, dan menyasar hingga ke Dusun.

“Yang paling penting lagi adalah sistem pengkaderan yang akan kita laksanakan secara masif. Ini harus sampai pada tingkat grass root (akar rumput) yaitu pada anak ranting, bukan hanya sampai ke tingkat desa, tapi sampai ke tingkat Dusun,” jelasnya.

Menyikapi maraknya kelompok Islam radikal dan kelompok pengusung negara khilafah di Indonesia, NU Pacitan secara tegas akan mengawal langkah kelompok yang selama ini bertentangan dengan mindset Islam Rahmatan Lil Alamin.

“Sampai mereka nanti akan kebablasan, nanti mereka akan berhadapan langsung dengan anak-anak kita di Banser dan Ansor dan akan Di-bakeup oleh Nahdlatul Ulama,” tegasnya.(Zaenal Faizin)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here