Home Kolom Ansor Pacitan Kota Diskusikan Rangkap Jabatan Organisasi

Ansor Pacitan Kota Diskusikan Rangkap Jabatan Organisasi

92
0
SHARE

Pache News, Pacitan- Pengurus harian Pimpinan Anak Cabang (PAC) GP Ansor Pacitan Kota, Rabu (25/4) menggelar acara “Ngopi Bareng” di Ngumpul Coffe, Desa Ploso, Pacitan. Mereka mendiskusikan berbagai masalah yang terjadi dalam organisasi mereka, baik masalah internal maupun eksternal.

Berkaitan dengan masalah yang terjadi di lingkup internal, mereka mendiskusikan tentang kaderisasi, membangun ekonomi, dan evaluasi kegiatan. Begitu juga pada lingkup eksternal, yang menarik perhatian adalah soal adanya pengurus NU yang merangkap menjadi pengurus pada organisasi lain.

Dari diskusi ini, muncul masukan agar bagaimana budaya rangkap organisasi ini tidak terjadi di lingkungan pengurus dan warga NU Pacitan.

Ini merupakan tugas dan pekerjaan yang harus ditata oleh NU dan kadernya untuk tidak terjadi hal seperti demikian lagi di setiap lembaga-lembaga NU ataupun di banom-banom NU.

Menurut mereka, masalah seperti ini harus segera diselesaikan, karena bila terjadi secara terus-menerus akan menjadikan kader NU bingung dan tidak fokus pada organisasi yang sedang digelutinya. Tetapi hal ini tidak bisa dipungkiri, mengingat situasi dan kondisi yang terjadi di Pacitan, yang dikarenakan kurangnya minat masyarakat Pacitan untuk masuk dalam struktural NU secara umum. Sehingga terjadilah rangkap kepengurusan pada organisasi satu dengan lainya.

Diperlukan cara pandang baru untuk memperbaiki dan merubah hal itu. Misal dimulai dari pengurus dan kader-kader yang ada di IPNU-IPPNU, GP Ansor, Banser dan lain sebagainya agar tidak lagi melakukan rangkap kepengurusan di organisasi.

Bila ingin merubah semua itu, maka para kader NU harus paham betul tentang AD/ART organisasi NU yang tidak memperbolehkan untuk rangkap jabatan. Kalau AD/ART itu benar-benar dilaksanakan, maka sedikit demi sedikit pasti akan tertata dengan rapi.  Dan bisa menjadi pengurus yang memulai karir organisasinya dari tingkatan paling bawah hingga ke atas dan itu akan menjadikan mereka menjadi kader-kader militan yang akan  mengenal organisasi dengan baik. (Fery Suhendi/Zaenal Faizin)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here