Home KE-NUan Ketua NU Tegalombo: Ikut Organisasi Miliki Nilai Lebih

Ketua NU Tegalombo: Ikut Organisasi Miliki Nilai Lebih

192
0
SHARE

Pache News, Tegalombo- Ketua MWCNU Tegalombo, Kiai Sahir mewajibkan para siswa-siswi SMK Maarif Hasyim Asyari Tegalombo, baik yang baru maupun lama untuk mengikuti program Makesta IPNU-IPPNU. Hal ini dinilai penting guna memantapkan langkah para kader Nahdlatul Ulama untuk berproses mulai dari tingkat bawah hingga ke atas secara runtut. IPNU-IPPNU, katanya, adalah organisasi paling tertinggi di tingkat pelajar.

Hal itu disampaikan olehnya dalam acara peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW, dan Harlah Nahdlatul Ulama yang ke-94 yang digelar oleh IPNU-IPPNU Tegalombo melalui divisi keagamaan bekerjasama dengan Majelis Wakil Cabang NU (MWC NU) Tegalombo dan IKSADA (Ikatan Organisasi Santri Darul Ulum)

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa para siswa dan santri yang mengikuti organisasi akan memiliki nilai lebih. Kegiatan semacam ini diharapkan menjadi pengalaman dan pengetahuan dalam berorganisasi.

“Jadi berorganisasi ini salah satu senjata dan ilmu pengetahuan yang tidak di dapat di KBM, kalaupun ada cuma teori saja tetapi tidak terjun langsung ke lapangan. Maka organisasi inilah yang menjadi pengalaman yang nyata yang setiap kegiatan sudah dikonsep dari awal, membuat kepanitiaan serta alurnya bagaimana sudah dirancang sedemikian rupa sehingga kegiatan tersebut akan berjalan dengan lancar,” katanya.

“Harapan selanjutnya semua anak didik yang ada disini harus menjaga nama baik dan perilakunya yang sudah dipercaya oleh masyarakat untuk belajar mengajar serta melakukan kegiatan-kegiatan dilingkungan sekolah,” sambung Kiai Sahir.

Peringatan Isra’ Mi’raj digelar pada Sabtu (29/4) malam di gedung aula SMP Hasyim Asyari Kasihan ini dirangkaikan pula dengan kegiatan menyambut datangnya bulan suci Ramadhan, dan persiapan Ujian Nasional tingakat SMP/MTs.

Ketua Panitia, Fani Fardiansyah mengatakan bahwa acara ini diikuti oleh para siswa SMP Hasyim Asyari Kasihan, SMK Ma’arif Hasyim Asyari Tegalombo, kader IPNU-IPPNU Tegalombo serta para santri IKSADA.

“Dimulai sejak Sabtu pagi dengan rangkaian acara, Khatmil Quran dari jam 08.00-12.00, Istigatsah dan doa bersama sukses ujian nasional SMP/MTs mulai pukul13.00-16.00, shalat magrib berjamaah dan diteruskan tahlil akbar hingga menjelang waktu Isya’,” jelasnya.

Menurutnya, kegiatan ini perlu sekali dilaksanakan setiap tahunnya dalam rangka memperkuat tali silaturahmi dan untuk menjaga kekompakan.”Semoga Kedepannya mereka semakin solid dan kompak untuk berkhidmah di bidangnya masing-masing, entah itu di IPNU-IPPNU, Olahraga atau di bidang-bidang yang lain,”katanya.

Ketua IPNU Pacitan Mawan Hardianto menyampaikan apresiasinya kepada IPNU-IPPNU Tegalombo. “Dengan adanya kegiatan semacam ini bisa memperkuat akidah kita dalam berjuang di Nahdlatul Ulama, serta bisa menambah ilmu pengetahuan, pengalaman untuk diterapkan di sekolah dan lingkungan masyarakat,” tuturnya di sela acara.

Dia berharap, pelajar IPNU-IPPNU Tegalombo bisa mencetak kader-kader yang militan untuk berproses di organisasi Pelajar NU. “Hingga kedepannya bisa meneruskan perjuangan para pendahulu dan bisa menjadi kader-kader yang berguna, manfaat bagi orang tua, diri sendiri, orang lain serta bangsa dan agama,” imbuhnya.

Acara ditutup dengan pemotongan tumpeng oleh Ketua MWC NU Tegalombo yang diserahkan kepada Ketua IPNU-IPPNU, ketua IKSADA dan pembina IKSADA, serta dilanjutkan doa dan ramah tamah.

Tampak hadir di acara itu, Syuriyah MWC NU Tegalombo, Tanfidziah MWC NU Tegalombo, Ustad-ustadzah Pondok Darul Ulum, dan tokoh masyarakat setempat. (Red: Zaenal Faizin)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here