Home Nusantara Pesantren Selama Ramadhan, 101 Santri Tremas Diterjunkan Dakwah ke Desa

Selama Ramadhan, 101 Santri Tremas Diterjunkan Dakwah ke Desa

106
0
SHARE

Pache News, Arjosari- Selama bulan Ramadhan, Pondok Tremas Pacitan kembali menerjunkan sedikitnya 101santri. Mereka merupakan santri lulusan Madrasah Aliyah Salafiyah Muadalah yang diwisuda sepekan lalu (17/5). Mereka akan melaksanakan tugas wajib Dakwah Bil Hal selama satu bulan penuh.

Mereka disebar ke tiap desa di seluruh wilayah kecamatan di Pacitan dan beberapa daerah di Kabupaten Wonogiri, dan Kabupaten Gunung Kidul, DIY.

Rais Ma’hadiyah KH Achid Turmudzi mengatakan, melalui program dakwah bil hal ini para santri membawa dua buah misi dari Pondok Tremas, yaitu misi belajar bermasyarakat dan misi mengenalkan dunia pesantren kepada masyarakat luas. “Program Dakwah Bil Hal adalah Jihad fil Ilmi, bukan jihad fisabilillah,” kata Kiai Achid, saat acara pelepasan program dakwah bil hal, Kamis (25/5) pagi.

Lebih lanjut, Kiai Achid mengatakan, para santri dakwah bil hal telah dibekali dengan berbagai keilmuan dan kemampuan sehingga mereka benar-benar siap diterjunkan untuk belajar bermasyarat.

Selama berada di tempat dakwah bil hal, pesan Kiai Achid, para santri harus tetap menjaga nama baik Pondok Tremas, dengan selalu bertutur kata yang baik dan berakhlak yang baik.

“Kalian harus mengedapankan ahlak yang baik, dan tutur kata yang baik. Pergaulan, Ibadah, ahwaliyah kalian harus bertumpu pada makarimul ahlak,” tuturnya.

Ketua program dakwah bil hal, Ust Wahid Hasyim mengungkapkan, para santri akan berdakwah di tempat-tempat terpencil yang masih minus pengetahuan agamanya. Namun pelaksanaan dakwah Bil Hal tahun ini sedikit berbeda dengan kegiatan dakwah pada tahun sebelumnya. Bila biasanya satu Desa/Dusun ditempati oleh satu atau dua santri. Tahun ini satu Desa ditempati oleh satu kelompok santri.”Tahun ini memang khusus. Satu kelompok menempati satu desa. Dan tiap kelompok terdiri dari lima orang santri,” jelasnya.

Lalu apa saja tugas khusus para santri selama menjalankan dakwah bil hal? Selama di daerah, lanjutnya, mereka akan menjalankan tugas antara lain menjadi imam shalat lima waktu, tarawih, memberikan ceramah dan pengajian, mengurus pelaksanaan zakat fitrah dan bersosialisasi dengan masyarakat. Mereka juga akan melayani pertanyaan masyarakat perihal permasalahan agama.

Program Dakwah bil Hal dimulai sejak tanggal 28 Sya’ban hingga tanggal 2 Syawwal 1438 H. Selama berada di tempat dakwah para santri diminta untuk aktif berkomunikasi dengan tuan rumah dan koordinator masing-masing wilayah dakwah.

Program wajib Dakwah Bil Hal bagi lulusan Pondok Tremas Pacitan telah dilakukan sejak awal tahun 2001. Program itu sebagai wahana melatih santri agar kelak dapat benar-benar siap terjun dan mengabdi kepada masyarakat di daerah asal masing-masing.

Tantangan yang sering dihadapi santri antara lain, mereka ditempatkan di sebuah desa yang letak geografisnya jauh dari keramaian, dan  kurangnya sarana transportasi serta komunikasi yang memadai. Namun demikian mereka harus tetap siap menghadapinya. (Zaenal Faizin)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here