Home Uncategorized PKB-NU Pacitan Makin Mesra

PKB-NU Pacitan Makin Mesra

168
0
SHARE

Pache News, Pacitan- Partai Kebangkitan Bangsa Pacitan menargetkan meraih 10 kursi DPRD pada pemilu legislatif (pileg) 2019 mendatang. PKB Optimis, target itu dapat tercapai mengingat hari ini mesin politik PKB berjalan solid dan kebersamaan PKB dengan NU Pacitan saat ini berjalan cukup mesra.

Pernyataan itu disampaikan oleh Ketua DPC PKB Pacitan Fibi Irawan dalam acara Konsolidasi PKB-NU di GOR Pacitan, Selasa sore (20/6).

“PKB dan NU Pacitan lama tidak berjalan bersama. Dan hari ini PKB dan NU berjalan bersama,” tegasnya dihadapan 1400 kader PKB.

Mas Fibi, demikian biasa disapa, menilai hubungan PKB dan NU Pacitan saat ini begitu mesra. Oleh karenanya, kebersamaan ini harus tetap terjaga agar warga Nahdliyyin Pacitan bisa memiliki wakil yang duduk di kursi legislatif. Seperti diketahui, PKB selama dua periode pileg ini tidak memiliki wakil di DPRD.

Selain menargetkan 10 kursi di DPRD, PKB Pacitan, lanjutnya, juga mulai gencar memperkenalkan H Syaifullah Yusuf atau Gus Ipul sebagai bakal calon gubernur yang diusung PKB dalam Pilkada Jatim 2018 mendatang. Gus Ipul adalah kader PKB yang pernah menjabat Menteri Percepatan Pembangunan Daerah Tertinggal era Presiden SBY dan menjadi Wakil Gubernur Jawa Timur dua periode.

“Pilgub 2018 sudah didepan mata. Mari kita dukung Gus Ipul sebagai Calon Gubernur Jawa Timur. Selain menargetkan 10 kursi DPRD, kedepan kita ingin kepemimpinan Pacitan jatuh ke tangan PKB,” katanya.

Ketua DPW PKB Jawa Timur, H A Halim Iskandar atau Pak Halim mengapresiasi kesolidan dan kebersamaan PKB dengan NU Pacitan.”Kekompakan PKB di Pacitan ini ditiru oleh PKB Provinsi Jawa Timur,”ujarnya disambut meriah para kader.

Menjelang Pilkada Jatim, katanya, Puluhan kiai berkirim surat kepada Ketua DPW PKB Jawa Timur. Para Kiai itu gelisah dan meminta dilibatkan dalam pembahasan calon gubernur yang akan diusung PKB pada Pilkada Jawa Timur tahun depan. Sehingga kini antara PKB dan NU Jawa Timur juga kompak dalam mengusung kader terbaiknya untuk menjadi Gubernur.” Kenapa Kompak? Sebab Kiai gelisah, galau menghadapi pemilihan gubernur 2018,” ujar ketua DPRD Provinsi Jawa Timur itu.

Para Kiai ini, imbuh Pak Halim, merasa khawatir, apabila dalam Pilgub nanti, kader NU ¬†dipasangkan secara berhadap-hadapan seperti Pilgub dua periode lalu. “Kalau semua kader NU maju, ditakutkan nanti tidak ada yang jadi,” katanya.

“Atas kegelisaha itu, maka para Kiai membuat Surat ke PKB,” tandasnya.¬†(Zaenal Faizin)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here