Home Nusantara Religi Warga Tugu Rayakan Kemerdekaan tanpa Hiburan

Warga Tugu Rayakan Kemerdekaan tanpa Hiburan

87
0
SHARE

Pache News, Nawangan- Indonesia merupakan negara dengan pemeluk agama Islam terbesar di dunia. Indonesia begitu dikenal dan  menjadi contoh bagi negara lain karena kerukunan dan kedamaiannya.

Hal ini disampaikan oleh Ustadz Munawan, penceramah asal Bolosingo, Pacitan, saat mengisi pengajian dalam rangka peringatan HUT RI ke-72 di Dusun Tugu, Desa Ngromo, Nawangan, Jumat malam (11/8).

“Jadi jika negara luar saja meniru dan mencontoh negara kita, maka kita jangan sebaliknya yang mencontoh negara lain. Tetap bangga dengan negara kesatuan Republik Indonesia,” katanya.

Ia lalu mengajak kepada masyarakat untuk senantiasa meningkatkan kerukunan dan persatuan. Sebab arti merayakan kemerdekaan yang sesungguhnya yaitu dengan ikut serta menjaga keutuhan NKRI. Sebagai warga negara yang baik maka sudah selayaknya harus bangga menjadi Indonesia.

Salah satu cara menjaga kerukunan, katannya, dengan turut menyebarkan ajaran agama yang Rahmatan Lil Alamin. Seperti yang telah diajarkan oleh wali songo. Seperti yasinan, tahlilan, slametan dan lain sebagainya.

“Maka dari itu secara tidak langsung jika kita masih melakukan ajaran dan tradisi tersebut maka kita termasuk turut menjaga kesatuan dan persatuan di dalam Masyarakat untuk Indonesia yang damai,” kata pria yang aktif di organisasi GP Ansor Pacitan itu.

Diakhir ceramahnya, ia menyampaikan jargon tentang cinta tanah air seperti yang diajarkan oleh para kiai.

“Para kiai juga mengajarkan bahwasanya Hubbul Wathon Minal Iman, dengan kita cinta pada Dusun, cinta pada Desa kita maka semua itu adalah sebagian dari iman,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Dusun Tugu Suparno menyampaikan bahwa pengajian ini sengaja digelar untuk menghadapi kemajuan teknologi dan era modern.”Jadi kegiatan pengajian ini bernilai positif untuk mengurangi kegiatan-kegiatan yang kurang bermanfaat,” katanya.

Masyarakat Dusun Tugu memperingati HUT RI dengan tidak menggelar perayaan yang berbau hiburan, seperti pesta kembang api, dan pentas musik dangdut.” Pemuda Andalas dan Warga Dusun Tugu, Desa Ngromo ini memaknai kemerdekaan dengan kegiatan yang positif,” ungkapnya.

Pengajian yang digelar di lapangan Dusun Tugu ini bekerjasama dengan NU, GP Ansor dan Banser NU. Diakhir acara dilakukan pembagian Doorprize untuk para jamaah pengajian. (Amrudin/Zaenal Faizin)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here