Home Nusantara Pesantren RMI-NU Madiun Latih Santri Budidaya Ikan Air Tawar

RMI-NU Madiun Latih Santri Budidaya Ikan Air Tawar

27
0
SHARE
Pelatihan Budidaya Ikan Air Tawar RMI-Nu Madiun

Pache News, Madiun- Rabithah Ma’ahid Islamiyah (RMI-NU) Kabupaten Madiun memiliki cara unik untuk menguatkan jalinan silaturrahmi antar kiai dan pengasuh pesantren. Seperti yang tampak pada Ahad siang(13/8) puluhan Kiai Muda dan para santrinya mengikuti kegiatan Mancing bareng di kolam pemancingan milik pesantren Wasilatul Huda, Jiwan, Madiun.

Ketua RMI-NU Madiun, Gus Huda menjelaskan kegiatan mancing bareng ini dilakukan untuk membudayakan kepada para kiai dan santrinya agar mampu membaca peluang yang ada disekitarnya. Salah satunya dengan mengenal berbagai macam bentuk wirausaha yang bisa digeluti dari lingkungan pesantren.

“Santri itu tidak hanya pintar ngaji dan hidup di pondok dengan hanya mengandalkan kiriman dari orang tua saja, tapi santri itu harus bisa berkarya untuk menjadikan mereka mandiri dan mampu hidup bersosialisasi di tengah-tengah masyarakat,” katanya.

Senada dengan itu, Ketua PCNU Madiun KH Ahmad Mizan Basyari menyambut baik kegiatan positif yang dilakukan oleh RMI-NU ini. Gus Mizan mendorong pengurus RMI-NU agar sering memberikan pelatihan wirausaha kepada santri. Dari pelatihan itu, maka pesantren bisa mengembangkan bentuk wirausaha sesuai dengan potensi yang ada disekitarnya.

“Pesantren harus memiliki produk ungulan masing-masing agar kebutuhan pondok dapat terpenuhi secara mandiri, semisal pondok ini memiliki produk tahu, pondok ini membudidayakan ikan lele, atau memiliki produk kopyah sendiri dan banyak lagi lainya,” demikian kata pengasuh pesantren Subulul Huda Kembang Sawit Madiun itu.

“Tatkala pondok lain memiliki hajat dan membutuhkan tahu, lele, ataupun kopyah itu tidak harus mencari kemana-mana. Karena kita sudah punya produk sendiri. Dari sini kan pondok lebih produktif dan ekonomis dalam menjalankan roda pendidikanya ,” tambahnya.

Dalam kegiatan mancing bareng ini, para kiai dan santrinya dilatih juga tentang bagaimana mengembangkan budidaya ikan air tawar. Mereka dikenalkan tentang cara merintis, dan mengembangkan  budidaya ikan air tawar hingga proses penjualanya.

“Saya hari ini dapat pengalaman baru mengenal bagaimana berwirausaha, mengenal ternyata mudah dan tidak sulit menjadi pengusaha ikan itu. Hanya bermodal bibit ikan, air dan pakan saja sudah bisa menghasilkan uang sendiri,” ungkap Panji, peserta pelatihan budidaya ikan tawar dari pesantren Karang Kedempel Madiun.(Zaenal Faizin)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here