Beranda Nusantara Sosial Anggaran Besar, Mahasiswa Nilai Tujuan Rontek Tidak Jelas

Anggaran Besar, Mahasiswa Nilai Tujuan Rontek Tidak Jelas

282
2

Pache News, Pacitan- Festival Rontek tahun 2017 yang diselenggarakan Pemerintah Daerah Kabupaten Pacitan selama tiga malam, tanggal 4-6 September 2017 memang berlangsung sangat meriah. Akan tetapi kegiatan ini mendapatkan banyak sorotan terkait pendanaan dan seberapa jauh tujuan kedepan Festival Rontek itu ditampilkan.

Winaryo, Ketua Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Pacitan mempertanyakan sebenarnya hendak dibawa kemana ajang Rontek dengan menghabiskan anggaran yang cukup besar itu. Pemerintah Daerah harus memiliki tujuan yang jelas pasca-Festival digelar dengan tujuan jangka panjang.

Dia memandang belum ada kejelasan yang pasti terkait tujuan  dari Festival Rontek yang diadakan Pemerintah Daerah ini. Apakah sebagai ajang pamer-pameran saja ataukah memang untuk memberdayakan dan melestarikan Budaya.

“Saya pandang Festival Rontek ini pasti menghabiskan dana yang besar, dari mulai persiapannya sampai pelaksanaannya. Setiap peserta saja mendapatkan suport 10 Juta. Selanjutnya pemerintah daerah hari ini juga tidak ada kejelasan terkait tujuan rontek tersebut apakah hanya ajang pemer-pameran saja,” katanya Rabu malam (6/9).

Dia menambahkan, jika Festival Rontek itu bertujuan untuk memperkenalkan budaya Rontek di Pacitan, maka harus mampu memberdayakan masyarakat Pacitan sendiri.

Namun bila tidak jelas tujuannya, alangkah baiknya Festival Rontek ditiadakan dan anggaran itu dialihkan untuk pemberdayaan pada bidang lain seperti, Kepemudaan yang selama ini, menurutnya, sumberdaya manusianya kurang begitu diperhatikan oleh Pemerintah Daerah.

“Kalau memang rontek tersebut bertujuan untuk memperkenalkan budaya rontek di Pacitan maka harus mampu memberdayakan masyarakat pacitan sendiri, namun ketika tidak ada kejelasan tentang tujuan Festival rontek tersebut, alangkah baiknya ditiadakan dan dana dialihkan ke sektor yang lain, seperti halnya kepemudaan yang selama ini sumberdaya manusianya kurang diperhatikan,” tandasnya.(Rojihan)

Komentar

2 KOMENTAR

  1. […] “Kalau memang rontek tersebut bertujuan untuk memperkenalkan budaya rontek di Pacitan maka harus mampu memberdayakan masyarakat pacitan sendiri, namun ketika tidak ada kejelasan tentang tujuan Festival rontek tersebut, alangkah baiknya ditiadakan dan dana dialihkan ke sektor yang lain, seperti halnya kepemudaan yang selama ini sumberdaya manusianya kurang diperhatikan,” tandasnya.(Rojihan Pachenews)  Sumber […]

    • Saya Muhammad Imam Mahasiswa Magister Ilmu Sastra Universitas Diponegoro Semarang.
      itu lebih mirip seperti ajang pengenalan pacitan lewat acara budaya yang besar. contoh yang sederhana yang dialami Semarang pada tiap tahunnya menggelar Semarang Night Carnival. Latar belakang pemunculan acara tersebut dipandang sebagai ajang pengenalan semarang di dunia internasional seperi Jember Batik arnival. hal tersebut sepertinya sama seperti apa yang sedang digalakan pemkab Pacitan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.