Home Warta Nasional Siapkan SDM: PMII Pacitan Akan Gelar Pengkaderan Awal

Siapkan SDM: PMII Pacitan Akan Gelar Pengkaderan Awal

40
0
SHARE

Pachenews: Pacitan – dalam rangka menyiapkan Sumber Daya Manusia, di tingkat pendidikan dan lembaga yang lainnya yang berfikiran jenius  dan mampu menjadi agent of change perlu disiapkan pemuda/mahasiswa yang bermental kuat melalui jalan berorganisasi sehingga mampu berkonstribusi disetiap lini pembangunan dan khususnya keutuhan NKRI.

Sepertihalnya yang dilakukan organisasi kepemudaan Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) yang berlandasan Ahlussunnah Waljamaah, Pengurus Komisariat Ki Ageng petung STAI NU Pacitan. akan melaksanakan  Masa Penerimaan Anggota Baru (MAPABA) yang akan dilaksanakan mulai tanggal 2-5 oktober 2017. Yang bertepatan di Gedung Wisma Atlit Kabupaten Pacitan.

Agus Purwanto Ketua Komisariat Ki Ageng Petung Stai Nu Pacitan mengatakan bahwa kegiatan yang akan dilaksanakan tersebut agenda wajib yang dilaksanakan minimal setiap Satu Tahun Sekali oleh Pengurus komisariat. Sebagaimana bentuk pengkaderan awal dalam berPMII.

“MAPABA ini adalah agenda wajib minimal satu tahun sekali dalam tingkat kepengurusan komisariat dan juga sebagai bentuk awal pengkaderan di PMII”.tuturnya saat ditemui pachenews.com

Kemudian ia juga menerangkan pendidikan di PMII ada dua yaitu Pendidikan Formal dan Non Formal. Pendidikan formal diantaranya: Mapaba, Pelatihan Kader Dasar (PKD), Pelatihan Kader lanjut (PKL) , Pelatihan kader Nasional (PKN) kemudian pendidikan Non formal yang biasa dilakukan secara rutin yaitu bedah buku, Kajian keilmuan (sosial, keagamaan, politik, filsafat, pendidikan yang lainnya) dan juga Sekolah ASWAJA.

“Didalam PMII anggota maupun kader akan berproses dalam dua pendidikan yaitu Pendidikan Formal dan Non Formal. Pendidikan formal diantaranya: Mapaba, Pelatihan Kader Dasar (PKD), Pelatihan Kader lanjut (PKL) , Pelatihan kader Nasional (PKN) kemudian pendidikan Non formal yang biasa dilakukan secara rutin yaitu bedah buku, Kajian keilmuan (sosial, keagamaan, politik, filsafat, pendidikan yang lainnya) dan juga Sekolah ASWAJA.” Imbuhnya

Dengan hal tersebut sangatlah positif dilakukan seorang mahasiswa yang sudah memangku tugas berat mengamalkan tri darma Perguruan Tinggi  Pendidikan dan pengajaran, Penelitian dan pengembangan, pengabdian Masyarakat. rojihan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here