Beranda KE-NUan Berperan Nyata, Banser NU Makin Dibutuhkan di Kecamatan Bandar

Berperan Nyata, Banser NU Makin Dibutuhkan di Kecamatan Bandar

299
0

Pache News, Bandar- Ratusan pemuda di Kecamatan Bandar mengikuti Pendidikan dan Latihan Dasar (Diklatsar) Banser NU yang diadakan oleh Pimpinan Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda Ansor Kecamatan Bandar, Jum’at (16/2). Diklatsar yang akan digelar hingga Ahad (18/2) di lapangan Desa Bandar itu diikuti sebanyak 129 peserta laki-laki dan 30 peserta perempuan.

Diklatsar merupakan pengkaderan tingkat awal untuk masuk dalam keanggotaan GP Ansor dan Banser. Para peserta tidak hanya  diberi latihan fisik di lapangan, namun juga diberi materi dan pemantapan di dalam ruangan, berupa pemahamam Ke-NU-an dan nilai-nilai ke-Indonesiaan.

Pembukaan Diklatsar dihadiri oleh Camat Bandar, Agung Dwi Cahyono, Kapolsek, Danramil Bandar beserta jajarannya, Wakil Ketua PCNU Pacitan, Ketua PC GP Ansor Muhammad Munaji, Instruktur Wilayah Banser, serta tamu undangan.

Camat Bandar Agung Dwi Cahyono menyampaikan ungkapan terimakasih sangat besar kepada kader NU yang telah mengadakan kegiatan tersebut.  Ia berharap kegiatan Diklatar dapat memperkokoh keutuhan NKRI. Apalagi melihat perkembangan hari ini, kehadiran Banser sangat diperlukan di tengah kehidupan masyarakat.

“Saya sangat berterimakasih atas terlaksananya kegiatan yang sangat positif ini. Semoga dengan diagendakan kegiatan Diklat ini dapat memperkokoh NKRI yang kita cintai bersama,” tegasnya.

Pada kesempatan itu, Camat Bandar mendapat kehormatan dengan dipakaikan baju kebesaran Banser yang diberikan langsung oleh Kasatkorcab Banser Pacitan, Tri Siswanto.

“Saya benar-benar sangat terharu dan mengapresiasi dengan diadakannya Diklat ini sehingga akan menjadi contoh bagi yang lain. Terutama menjadi garda depan untuk mempertahankan kesatuan yang berada di bangsa ini,” imbuhnya.

Sementara itu, usai pembukaan para peserta langsung mendapatkan materi tentang pemantapan wawasan Ke-NU-an yang disampaikan oleh Wakil Ketua PCNU, Sunoto. Materi ini penting dilakukan untuk memberikan pemahaman yang mendalam tentang organisasi NU, menjaga ulama dan NKRI.

Menjadi kader NU, utamanya Banser, kata Sunoto, harus menjadi garda depan dalam mengamankan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). “Menjadi Banser harus tetap semangat dan  harus menjadi garda depan,”ungkapnya.

Peserta Diklatsar tampak begitu semangat. Seperti disampaikan salah seorang peserta, Suranto. “Saya sangat senang sekali dalam mengikuti kegiatan ini karena hal yang sangat membanggakan bisa ikut dalam pelatihan dan mempertahankan bangsa ini,” ungkapnya disela-sela materi berlangsung. (Rojihan/Zaenal Faizin)

Komentar

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.