Home KE-NUan Pelajar Santri Pacitan Doa Bersama untuk Kesuksesan Ujian Nasional

Pelajar Santri Pacitan Doa Bersama untuk Kesuksesan Ujian Nasional

69
0
SHARE

Pache News, Pacitan- Menyambut ujian nasional (UN) tahun 2018 yang akan digelar dalam waktu  dekat, Kamis malam (29/3) Pimpinan Cabang Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Pacitan menyelenggarakan dzikir dan doa bersama yang diikuti oleh seribu pelajar santri calon peserta ujian dari berbagai sekolah di Pacitan.

Ketua IPNU Pacitan, Mawan Hardiyanto menyampaikan terima  kasih kepada NU dan pemerintah daerah Pacitan yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan ini.

Dzikir yang digelar untuk ketujuh kalinya sejak tahun 2012 ini, kata Mawan, dimaksudkan untuk memohon kemudahan dan kesuksesan para pelajar santri dalam menjalani ujian.

“Selain itu juga untuk mempererat silaturahmi antar pelajar dan santri. Dan yang paling penting untuk mendoakan keselamatan bangsa Indonesia khususnya Pacitan dari berbagai hal,” katanya di masjid Agung Darul Falah Pacitan.

IPNU-IPPNU selama ini berupaya mengadakan kegiatan yang positif guna membentuk karakter pelajar dan santri yang nantinya siap diterjunkan ke masyarakat dan mampu memegang estafet para penerus bangsa.

“Disini IPNU-IPPNU, kami masih memikirkan pelajar-pelajar masa depan yaitu pelajar yang terpelajar,  sopan santun dan berakhlakul karimah. Di kegiatan kita secara langsung atau tidak langsung akan merefleksi otak untuk menjadi bisa,  yang sebelumnya belum bisa,  maka  kita akan berproses bersama di IPNU-IPPNU untuk menjadi pelajar yang terpelajar bukan menjadi pelajar abal-abal,” katanya.

IPNU-IPPNU menghimbau kepada seluruh pelajar dan santri se-kabupaten Pacitan untuk tidak melakukan coret-coret baju dan tindakan yang negatif pasca kelulusan nanti.

“Karena tindakan tersebut tidak ada manfaatnya tetapi justru menimbulkan kerugian bagi diri sendiri maupun orang lain. Polres dan kepala sekolah harus terus mengawal anak didiknya agar tidak melakukan kegiatan tersebut,” katanya.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Pacitan, H Nurul Huda mengapresiasi kegiatan dzikir yang dilakukan  IPNU-IPPNU Pacitan. Ia menilai Organisasi pelajar NU memiliki kepedulian yang tinggi untuk kemajuan para pelajar di Pacitan.

“Kami dari pemerintah kabupaten Pacitan sangat mendukung sekali. Karena pelajar yang sekarang harus menjadi pelajar yang bener jangan menjadi pelajar yang pinter, kalau pelajar yang pinter belum pasti bener tetapi kalau pelajar yang bener sudah pasti pinter. Karena yang meneruskan pemimpin bangsa dan negara ini adalah pelajar yang sekarang, jadi harus giatb belajar untuk masa depan yang cerah,” pesanya.

Kegiatan dzikir dan doa bersama yang berlangsung dengan suasana khidmat ini dipimpin oleh Ustadz Khoirul Anwar pengasuh LPYP Darussalam Pacitan.

“Disini saya tidak sendirian,  saya datang bersama anak-anak saya yatim piatu, yatim yang insyaAllah doanya mustajabah,” katanya sebelum memimpin doa.

Tampak hadir dalam dzikir  bertema menseskan cita-cita pelajar dan santri demi membangun bangsa dan negeri, Rais Syuriah PCNU KH Abdullah Sadjad, Bupati Pacitan H Indartato, Sekda Pacitan Suko Wiyono, Kepala Kankemenag H Nurul Huda, ketua badan otonom NU dan perwakilan  organisasi kepemudaan.(Nifa-Veri Handika)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here