Home Kolom Hari Pendidikan Nasional Menurut Pelajar NU Pacitan

Hari Pendidikan Nasional Menurut Pelajar NU Pacitan

68
0
SHARE

Pache News, Pacitan – Hari Pendidikan Nasional yang jatuh tiap 2 Mei diperingati oleh Pimpinan Cabang Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Pimpinan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kabupaten Pacitan dengan melakukan diskusi bersama dengan seluruh PAC Se-Kabupaten Pacitan di Rumah Belajar Pelajar (RBP) atau Sekretariat PC IPNU-IPPNU Pacitan, Rabu Pagi (2/4).

Keluarga besar IPNU-IPPNU Pacitan menyampaikan ucapan selamat Hari Pendidikan Nasional (HARDIKNAS). Organisasi pelajar NU ini berharap ke depan pendidikan di Indonesia pada umumnya dan Pacitan pada khususnya bergerak ke arah yang lebih baik.

Dalam diskusi yang santai itu para kader IPNU IPPNU menyampaikan beberapa implementasi yang intinya dari keseluruhan yaitu “Pendidikan adalah jaminan ilmu seseorang, semakin tinggi pendidikan semakin tinggi pula ilmu seseorang. Maka dari itu pendidikan sangat penting untuk semua kalangan mulai dari buaian sampai ke liang Lahat, akan tetapi jangan sampai melupakan para ulama’ dan harus mendekatkan diri kepada ulama demi masa depan kita yang cemerlang, yang mana HARDIKNAS ini menjadi hari besar untuk seluruh pelajar dan santri dengan mewujudkan kegiatan-kegiatan positif dan membangun”.

Ketua IPPNU Kabupaten Pacitan Fitri Wulandari mengatakan “Hardiknas merupakan hari diperingatinya hari pendidikan nasional. Yang saat ini dapat dimaknai dengan kesungguhan dalam belajar dan menuntut ilmu. Berbeda dengan puluhan tahun lalu yang pendidikan masih sangat sulit untuk di dapatkan. Namun saat ini pendidikan sudah sangat mudah kita dapatkan. Baik secara formal maupun nonformal. Yang harus kita tekankan saat ini adalah bagaimana para pelajar bersungguh sungguh dalam belajar dan menuntut ilmu di era pendidikan yang serba ada ini”. Ungkapnya di awal diskusi.

Ketua IPNU Kubuapten Pacitan Mawan Hardianto pun juga menyampaikan beberapa hal yaitu :

1. memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada para guru yang selama ini konsisten dan ikhlas untuk selalu mengawal peserta didik menjadi yang lebih baik di masa yang akan datang.

2. Hardiknas diharapkan bukan hanya sekedar peringatan biasa, akan tetapi harus bisa dijadikan momentum bagi para pelajar dan santri untuk merefleksikan makna pendidikan itu seperti apa agar peserta didik mengetahui secara detail makna pendidikan.

3. Pemerintah diharapkan untuk memperhatikan juga pendidikan dipesantren, karena pesantren selama ini banyak kontribusi besar dalam mendidik pelajar Indonesia menjadi pelajar yang santun dan bermoral. Pesantren adalah benteng ideologi yang kuat untuk menangkal gerakan-gerakan yang menyimpang dari ajaran Agama Islam. Dan pesantren juga lembaga otentik khas milik orang Nusantara, maka dari itu andaikan selama ini tidak ada pesantren orang Indonesia pasti kesulitan untuk membentuk karakter peserta didik menjadi lebih baik dan santun.

4. Pemerintah pusat umumnya dan pacitan khususnya untuk memberikan peluang bagi eksistensi Organisasi diluar sekolah. Banyak peserta didik yang jenuh kalau di ajar di dalam ruangan. Maka dari itu untuk menghilangkan kejenuhan itu hadirlah IPNU dan IPPNU yang siap menampung seluruh pelajar guna mengimplementasikan dirinya untuk berkegiatan yang positif, cara inilah yang lebih ideal dalam era millenial ini yang serba bisa. Jadi kita harus mengikuti kemauan pelajar dan santri yang di miliki kemampuannya itu yang mana masih dalam segi positif.

Belajarlah terus wahai peserta didik agar menjadi pejuang penerus bangsa yang handal dan bisa di handalkan untuk membangun bangsa Indonesia menjadi bangsa yang besar dan terimakasih kepada seluruh guru-guru yang selalu menjaga pendidikan di Indonesia yang mempunyai ciri khas untuk diterapkan kepada peserta didik di masa-masa yang akan datang. Guru adalah pahlawan tanpa tanda jasa.

Salam Belajar Berjuang dan Bertaqwa.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here