Beranda KE-NUan Hari Santri di Madiun Diawali dengan Ziarah ke Makam Sesepuh

Hari Santri di Madiun Diawali dengan Ziarah ke Makam Sesepuh

107
0

Pache News, Madiun- Peringatan Hari Santri Nasional “HSN” tahun ini memasuki tahun keempat sejak diresmikan oleh Presiden Republik Indonesia Bapak Ir. Joko widodo pada 22 Oktober 2015.

Hari santri merupakan penanda gerakan resolusi jihad para alim ulama dan muasis Negara Kesatuan Republik Indonesia ini, tepatnya 74 tahun yang lalu 21-22 oktober 1945, wakil –wakil dari cabang NU di seluruh jawa dan Madura berkumpul di Surabaya.

Dipimpin langsung oleh Rois Akbar NU , Hadratus Syaikh KH. Hasyim Asy’ari, dideklarasikan perang kemerdekaan sebagai perang suci alias jihad yang kemudian meletuslah peperangan sengit antara pasukan inggris melawan para pahlawan paa 10 November 1945.

Sejarah panjang itu diungkapkan oleh KH Mizan Basyari Ketua Tanfiziyah NU Kabupaten Madiun.  Menurutnya, kita sebagai peneruh hanya dapat melestarikan apa yang sudah menjadi peninggalan para pendiri bangsa ini.

“Selanjutnya panitia kegiatan HSN Kab. Madiun ini akan melakukan beberapa agenda besar. Diawali dengan ziaroh kubro di dua tempat. Pertama di sewulan makam ki Ageng Basyariyah dan Makan ki Anom Besari kuncen cauban,” ungkapnya.

Keduanya, adalah pertama kali pendiri kabupaten madiun dan merupakan kiai yang pertama kali mengenalkan agama islam di sekitar madiun, ungkap gus mizan.

“Kegiatan selanjutnya yaitu kemah bakti Ansor Banser Kabupaten Madiun, jalan santai ala santri, Musabaqah Tilawatil Qutub, lomba hantaran dan penyuluhan stunting oleh fatayat dan muslimat, dan banyak lagi kegitan yang selanjutnya di tutup dengan apel akbar hari santri nasional pada 22 oktober 2019,” terang Gus Mizan. (Hensu/Zaenal Faizin)

Komentar

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.