LATEST ARTICLES

DPC PKB Pacitan Ikuti Parade Rontek Tradisional Gugah Pemilu 2019

0

Pachenews:pacitan-Dewan Pengurus Cabang Partai Kebangkitan Bangsa (DPC PKB) Kabupaten Pacitan Ikuti Parade Rontek Tradisional Gugah Pemilu Tahun 2019 yang diadakan Komisi Pemilihan Umum Daerah(KPUD) Bertepatan dijalan sekitaran alon-alon Pacitan.Sabtu (21/4).

Imam Basori Koordinator PKB mengatakan keikut sertaanya bertujuan mengajak warga masyarakat untuk menggunakan hak pilihnya di pemilukada dan Pileg dan Pilpres kemudian  memperkenalkan diri bahwa PKB Pacitan eksis kembali siap berkompetisi untuk meramaikan dan berperan serta dalam kancah perpolitikan.

“Terimakasih kepada KPUD Kabupaten Pacitan yang telah mengfasilitasi kegiatan tersebut sehingga khususnya PKB bisa mensosialisasikan dan mengajak warga masyarakat untuk mendukung kebesaran PKB”ungkapnya

Pemuda yang biasa di pangil akrab  mas IB ia menambahkan “dan kami sangat bangga ternyata masyarakat banyak berharap PKB Pacitan kembali eksis dengan berbangga hati masyarakat menyambut di pinggiran jalan selama festival mereka menyampaikan ” Alhamdulillah PKB hidup lagi “. Imbuhnya

Lanjut sengaja menampilkan gebyar partai untuk menggugah kembali simpatisan PKB Pacitan terutama Warga Nahdliyyin untuk mendukung dan bergerak bersama dengan tujuan mengawal niliai-nilai ke- Indonesiaan melauli back up Politik parlemen.”pungkasnya

Kegiatan tersebut juga diikuti 20 Partai Politik Tingkat Daerah diantaranya PKB, GERINDRA, PDI Perjuangan, GOLKAR, NASDEM, GARUDA, BERKARYA, PKS, PERINDO, PPP, PSI, PAN, HANURA, DEMOKRAT, PBB, PKPI. juga dimeriahkan Panitia Pmilihan Kecamatan (PPK) Sekabupaten Pacitan.(jhn)

 

IPNU-IPPNU Pacitan Cetak Kader Militan Lewat Diklatama

0

Pache News, Pacitan- Untuk pertama kalinya, Pimpinan cabang IPNU-IPPNU Pacitan menggelar kegiatan Pendidikan dan pelatihan pertama (Diklatama) CBP-KPP di balai Desa Wonodadikulon, Ngadirojo, Pacitan. Diklatama berlangsung selama tiga hari, Jum’at-Ahad (20-22/04).

Ketua IPNU Pacitan, Mawan Hardianto mengatakan, Diklatama perdana ini diikuti para pelajar dan santri perwakilan dari beberapa kecamatan di Pacitan. Diklatama dilakukan untuk menyempurnakan regulasi pengkaderan di tubuh NU.

“Diklatama CBP KPP ini yang pertama kalinya di Pacitan dari sejak IPNU-IPPNU berdiri sampai sekarang. Jadi dalam periode ini mencetak sejarah bagi IPNU-IPPNU Pacitan,”ungkpanya  Jum’at (20/4)

Menurutnya, tujuan Diklatama ini untuk mencetak generasi penerus NU yang militan, dan loyal untuk membentengi NKRI dan agama. “Kalau kita kuat maka negara akan aman,” ucapnya.

Perwakilan pemerintah desa Wonodadikulon juga mengucapkan terima kasih kepada IPNU-IPPNU telah menempatkan kegiatan positif  ini di daerahnya.

Diklamata dibuka secara resmi oleh Wakil Ketua PCNU H Kustiono Kastaji. PCNU mengapresiai usaha IPNU-IPPNU untuk mencetak kader yang memiliki loyalitas tinggi. Iapun mendoakan agar organisasi Pelajar NU makin jaya dan besar.

“Sekarang setiap banom NU yang ada di kabupaten Pacitan sudah gencar-gencaran melakukan pengkaderan untuk menyempurnakan dan memperkuat NU. Yang penting semangat. Karena IPNU IPPNU Kabupaten Pacitan dalam periode ini mencapai era keemasan karena sudah sangat gencar dalam pengkaderan dimana-mana dan itu luar biasa serta apresiasi yang besar,” katanya.

Pembukaan Diklatama dihadiri Wakil Ketua PCNU NU H Kustiono Kastaji,MWC NU Kecamatan Ngadirojo Moch Subkhi, dan perwakilan Kepala Desa Wonodadikulon. (Veri Handika)

RatusanPengemar Bola Voly Berbondong-Bondong Padati Lapangan Desa Sumberharjo Pacitan.

0

Pachenews:Pacitan-Malam puncak Grand Final bola voly cup I berlangsung dengan meriah yang diadakan Pengurus Kecamatan Pacitan Komite Nasional Pemuda Indonesia (PK KNPI)dari total Tim  32 clup putra 04 clup putri yang bertepatan di lapangan Desa Sumberharjo kecamatan Pacitan. Jumat (20/4).

Pengemar Bola Voly nampak berbondong-bondong berdatangan memadati lokasi pertandingan untuk mendukung Timnya dari kalangan anak, muda, hinga tua. Mencapai 800an orang.

Ketua PK KNPI Sapto Pitoyo mengatakan bahwa pada malam ini yang akan bermain  Arena Naggungan Vs ASA Wonosidi Putra  Bengkal Patriot Minang Permai Tanjungsari Vs Lepas Koal Kelurahan Sidoharjo.

“Yang main pada malam ini ada 4 Tim 2 putra dan 2 putri”. Ungkapnya saat ditemui media dilapangan.

Lanjut Sapto ia berharap agar semua pemain dan penonton jaga seportifitas agar pertandingan Puncak malam ini berjalan dengan lancar juga harus memberikan contoh baik kepada masyarakat sepertihalnya tema pertandingan adalah Bagun Pemuda Dari Desa.

“Saya berharap kepada semua pemain dan penonton jaga seportifitas agar grand final ini berjalan dengan lancar tertip” imbuhnya

Bagi penonton biaya masuk Rp. 15.000 sudah mendapatkan Nomor undian yang nantinya akan diundi dapatkan doorprize utama 1 unit sepedah motor, puluhan HP dan berbagai hadiah lainnya Hingga berita ini dirilis acara masih berlangsung.(jhn)

Gus Ipul Banyak Jasanya, Warga NU Harus Mendo’akan Agar Menang

0

Pachenews:Pacitan-Ratusan ibu-ibu di Kecamatan Kebonagung, Pacitan bersama Gerakan Sedulur Mengaji menggelar Peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW, Ahad (15/4). Kegiatan tersebut diawali dengan khataman Al Qur’an, dan pembacaan shalawat Nariyah sebanyak 4.444 kali.

“Sedulur mengaji ini adalah gerakan moral agar bangsa ini selalu dilindungi Allah SWT,” ujar koordinator Gerakan Sedulur Mengaji Kecamatan Kebonagung, Binti Rosyidah.

Melalui doa bersama ini, para jamaah juga memohon kepada Allah agar salah satu kader NU yang tengah berkompetisi dalam Pilkada Jawa Timur diberikan kemenangan.

“Mohon do’anya semoga Gus Ipul diberi kelancaran dalam pencalonanya di Pemilihan Gubernur Jawa Timur. Hari ini kita doakan,  bulan Juni nanti kita pilih” ucap perempuan yang juga Ketua Fatayat Kebonagung itu.

Ketua Muslimat Kebonagung Nyai Suprih mengatakan, warga NU harus mendoakan Gus Ipul, karena Gus Ipul merupakan salah satu kader yang mendapat restu kiai-kiai sepuh Jawa Timur untuk maju menjadi Calon Gubernur.

“Beliau telah memperjuangkan kepentingan warga NU,  salah satunya beasiswa bagi guru-guru Madrasah Diniyah di Kabupaten Pacitan. Salah jika kita tidak mendoakan, maka walaupun sangat sederhana hari ini kita doakan mudah-mudahan diberi kelancaran dan bisa menang” ucapnya.

Acara dihadiri pula oleh tokoh masyarakat Kebonagung. Sementara itu hikmah peringatan Isra’ Mi’raj disampaikan oleh KH Asmuni dari Pacitan.(jhn/sp)

Jelang Usia Satu Abad, NU Pacitan Serius Garap Kemandirian Ekonomi

0

Pache News, Pacitan- Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Pacitan Jawa Timur masa khidmah 2017-2022 resmi dilantik, Sabtu malam (7/4) di halaman kantor PCNU Kelurahan Baleharjo Pacitan. Pelantikan dirangkai dengan peringatan Hari Lahir (Harlah) ke 95 NU dan peresmian kantor PCNU Pacitan.

Sekretaris PWNU Jawa Timur H Ahkmad Muzakki memimpin pembacaan ikrar pelantikan. Pengurusan ini merupakan hasil Konferensi Cabang (Konfercab) NU yang dilaksanakan setahun lalu di Perguruan Islam Pondok Wates, Widoro, Pacitan. Kepemimpinan NU Pacitan dipegang oleh KH Abdullah Sadjad sebagai Rais Syuriah dan Ketua Tanzfidiyah dipimpin oleh KH Mahmud, perpaduan antara unsur  ulama’ dan akademisi.

Ketua PCNU KH Mahmud dalam laporannya menyampaikan, momentum menjelang usia satu abad Nahdlatul Ulama memiliki makna tersendiri bagi warga NU Pacitan. Sebab satu persatu mimpi dan keinginan telah tercapai.

Dalam kepengurusan yang baru menginjak usia satu tahun ini, PCNU berhasil mendirikan toko ritel modern bernama NUsantara Mart. Toko yang diresmikan pada tanggal 18 Maret 2018 ini merupakan yang ketiga yang berdiri  di Jawa Timur. Capaian membanggakan ini merupakan bukti keseriusan NU dalam usahanya menggarap dan membangkitkan ekonomi jamaah dan jam’iyyah.

“Dan tahun ini lagi insyaallah tambah dua di MWC, syukur lebih lagi. Insya Allah dengan berkembangnya toko ini nanti, ekonomi masyarakat khususnya masyarakat Pancitan akan meningkat dan tidak akan dijajah oleh kapitalis siapapun juga,” katanya.

Mimpi Kedua, imbuh Kiai Mahmud, warga NU Pacitan berhasil merampungkan pembangunan kantor PCNU yang telah dimulai sejak empat tahun lalu.

“Total dana untuk pembangunan kantor ini mencapai hampir 1,5 Milyar, dananya  berasal dari swadaya warga NU Pacitan, Pemerintah Provinsi, Pemerintah Kabupaten, dan pihak lain yang tidak mengikat dan halal,”jelas pria yang juga dosen STAINU Pacitan itu.

Selain itu, kepengurusan ini juga berhasil melakukan proses kaderisasi yang cukup masif melalui program Pendidikan Kader Penggerak NU .”Para kader penggerak NU ini akan siap menjalankan perintah kiai untuk mengembangkan NU,” tandasnya.

Usai dilantik, pengurus PCNU Pacitan yang baru  akan segera menjalankan amanat sesuai dengan program dan prioritas yang dicanangkan yang antara lain  tantangan dan tugas NU khususnya warga NU di Pacitan, baik di ekonomi, bidang pendidikan, kesehatan dan bidang keagamaan.

Tampak hadir dalam acara pelantikan tersebut, Ketua PWNU Jawa Timur KH Hasan  Mutawakkil Alallah, Mustasyar PCNU KH Burhanuddin HB, KH Imam Faqih Sujak, Rais Syuriah KH Abdullah Sadjad, Ketua Tanfidziah KH Mahmud, seluruh ketua Badan Otonom dan Lajnah, ketua MWC NU se-Pacitan.

Hadir pula Bupati Pacitan H Indartato, Dandim 0801 Pacitan Letnan Kolonel Kav Aristoteles Hengkeng Nusa Lawitang, Kepala Kankemenag H M Nurul Huda dan tamu undangan lainnya. (Zaenal Faizin)

Warga Tulakan Pacitan Doakan GUS IPUL Jadi Gubernur Jatim

0

Pachenews:pacitan-Doa untuk pasangan calon gubernur jawa timur gus ipul dan mbak puti terus mengalir,  terbaru puluhan ibu ibu dusun sukorejo desa nglaran tulakan berdoa bersama untuk kemenangan pasangan calon nomor urut dua tersebut.

Reny salah satu warga mengatakan,  Warga NU Pacitan harus doakan gus ipul jadi gubernur jawa timur karna gus ipul sudah jelas berpengalaman ngurus jawa timur.

“Gus ipul harus didoakan agar sukses memenangi pemilihan gubernur jawa timur, karena beliau yang paling tepat pimpin jawa timur” ungkapnya

Dalam kegiatan doa bersama tersebut jamaah membacakan Al-Qur’an 30 jus dan Sholawat nariyah 4.444 kali.

“kami menggelar kegiatan ini mengikuti hasil jumhur ulama jawa timur yang mengamanahkan gus ipul maju cebagai calon gubernur jawa timur” ungkap boyami salah satu jamaah.(Jn/sp)

Berikut Strategi SD Nuris Pacitan Gali Potensi Siswa

0

Pachenews:Pacitan-Ribuan siswa Ikuti  kegiatan pentas seni dan bazar buku yang diadakan Sekolah Dasar Nuril Islam (Nuris)  Pacitan yang  diikuti seluruh Siswa-Siswi SD Nuris (Pentas Seni), TK Sekecmatan Pacitan, Kecamamatan Arjosari (Lomba Fashion Show, Lomba Mewarnai)  juga wali Murid SD Nuris ( Lomba MasaK Sego Thiwol) dilaksanakan Halaman Sekolah Jl Tentara Pelajar No 14 Widoero, Pacitan. Kamis – Sabtu (29-31/3).

Noka (Ketua Pelaksana) mengatakan kepada awak media bahwa kegiatan tersebut akan berlangsung selama tiga hari.

“Hari pertama pembukaan bazar buku, lomba Fashion Show, hari ke dua Lomba mewarnai, Workshop Parenting Orang Tua hari terahir Lomba MasaK Sego Thiwol, Gebyar Seni Sd Nuris Pacitan”.katanya.

Kemudian Kepala Sekolah Muhammad Khoirul Anam mengatakan bahwa kegiatan tersebut bertujuan untuk mengali potensi siswa dan menanamkan kepercayaan diri dalam meningkatkan kreatifitas bidang kesenian sejak dini sehingga sangat penting dilakukan untuk menyiapkan generasi bangsa Indonesia Ini.

“ ini adalah salah satu upaya yang dilakukan Sekolah Dasar Nuril Islam Pacitan untuk mendidik dan menggali potensi siswa sejak dini sehingga dengan melewati kesenian mampu menjawab tantangan bangsa ini kedepan” ungkapnya.

SD Nuris ini merupakan Sekolah yang dibawah  Lembaga Pendidikan Maarif Nahdlatul Ulama Pacitan, dengan  memadukan konsep kurikulum Nasional , kurikulum Lembaga dan Kurikulum madrasah diniyah Awaliyah takmiliyah sehingga Out put siswa mampu bersaing karena didukung fasilitas yang memadai dan guru yang profesional sesuai bidangnya tak kalah penting juga menyediakan antar jemput siswa sehingga wali murid tak perlu kawatir  dan bisa melaksanakan aktivitas keluarga(rjn/sp)

Pelajar Santri Pacitan Doa Bersama untuk Kesuksesan Ujian Nasional

0

Pache News, Pacitan- Menyambut ujian nasional (UN) tahun 2018 yang akan digelar dalam waktu  dekat, Kamis malam (29/3) Pimpinan Cabang Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Pacitan menyelenggarakan dzikir dan doa bersama yang diikuti oleh seribu pelajar santri calon peserta ujian dari berbagai sekolah di Pacitan.

Ketua IPNU Pacitan, Mawan Hardiyanto menyampaikan terima  kasih kepada NU dan pemerintah daerah Pacitan yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan ini.

Dzikir yang digelar untuk ketujuh kalinya sejak tahun 2012 ini, kata Mawan, dimaksudkan untuk memohon kemudahan dan kesuksesan para pelajar santri dalam menjalani ujian.

“Selain itu juga untuk mempererat silaturahmi antar pelajar dan santri. Dan yang paling penting untuk mendoakan keselamatan bangsa Indonesia khususnya Pacitan dari berbagai hal,” katanya di masjid Agung Darul Falah Pacitan.

IPNU-IPPNU selama ini berupaya mengadakan kegiatan yang positif guna membentuk karakter pelajar dan santri yang nantinya siap diterjunkan ke masyarakat dan mampu memegang estafet para penerus bangsa.

“Disini IPNU-IPPNU, kami masih memikirkan pelajar-pelajar masa depan yaitu pelajar yang terpelajar,  sopan santun dan berakhlakul karimah. Di kegiatan kita secara langsung atau tidak langsung akan merefleksi otak untuk menjadi bisa,  yang sebelumnya belum bisa,  maka  kita akan berproses bersama di IPNU-IPPNU untuk menjadi pelajar yang terpelajar bukan menjadi pelajar abal-abal,” katanya.

IPNU-IPPNU menghimbau kepada seluruh pelajar dan santri se-kabupaten Pacitan untuk tidak melakukan coret-coret baju dan tindakan yang negatif pasca kelulusan nanti.

“Karena tindakan tersebut tidak ada manfaatnya tetapi justru menimbulkan kerugian bagi diri sendiri maupun orang lain. Polres dan kepala sekolah harus terus mengawal anak didiknya agar tidak melakukan kegiatan tersebut,” katanya.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Pacitan, H Nurul Huda mengapresiasi kegiatan dzikir yang dilakukan  IPNU-IPPNU Pacitan. Ia menilai Organisasi pelajar NU memiliki kepedulian yang tinggi untuk kemajuan para pelajar di Pacitan.

“Kami dari pemerintah kabupaten Pacitan sangat mendukung sekali. Karena pelajar yang sekarang harus menjadi pelajar yang bener jangan menjadi pelajar yang pinter, kalau pelajar yang pinter belum pasti bener tetapi kalau pelajar yang bener sudah pasti pinter. Karena yang meneruskan pemimpin bangsa dan negara ini adalah pelajar yang sekarang, jadi harus giatb belajar untuk masa depan yang cerah,” pesanya.

Kegiatan dzikir dan doa bersama yang berlangsung dengan suasana khidmat ini dipimpin oleh Ustadz Khoirul Anwar pengasuh LPYP Darussalam Pacitan.

“Disini saya tidak sendirian,  saya datang bersama anak-anak saya yatim piatu, yatim yang insyaAllah doanya mustajabah,” katanya sebelum memimpin doa.

Tampak hadir dalam dzikir  bertema menseskan cita-cita pelajar dan santri demi membangun bangsa dan negeri, Rais Syuriah PCNU KH Abdullah Sadjad, Bupati Pacitan H Indartato, Sekda Pacitan Suko Wiyono, Kepala Kankemenag H Nurul Huda, ketua badan otonom NU dan perwakilan  organisasi kepemudaan.(Nifa-Veri Handika)