LATEST ARTICLES

Kekosongan Jabatan Kepala Desa Gunungsari Kini Kembali Terisi

0

Arjosari, Pache News, Setelah beberapa waktu mengalami kekosongan jabatan Kepala Desa, kini masyarakat Desa Gunungsari, Kecamatan Arjosari patut berbahagia. Sebab Bupati Pacitan telah menetapkan PJ Kepala Desa untuk mengatur roda pemerintahan desa tersebut.

Ali Muksan ditunjuk untuk memimpin Desa Gunungsari berdasarkan surat keputusan (SK) No. 188.45/1119/KPTS/408.12/2017, tentang penunjukan pejabat Kepala Desa Gunungsari Kecamatan Arjosari Kabupaten Pacitan.

Pelantikan PJ kepala desa dilakukan langsung oleh Camat Arjosari, Munirul Ikhwan, Kamis (23/11) di balai desa Gunungsari.

Hadir dalam acara pelantikan Warkopinka Kecamatan Arjosari, PKK Arjosari, unsur Perangkat Desa Gunungsari, Kepala Desa se-Arjosari, Polsek Arjosari, Koramil Arjosari, tokoh masyarakat desa, beberapa lembaga dan  organisasi desa.

Walaupun berstatus sebagai PJ, Ali Muksan diharapkan dapat membawa desa Gunungsari menjadi lebih maju lagi.

Ali Muksan sendiri merupakan warga asli Desa Gunungsari dan secara otomatis sudah mengerti dan memahami karakter, kondisi, dan harapan warga desa Gunungsari.

Sementara itu, Camat Arjosari Munirul Ikhwan dalam sambutannya berharap kepada seluruh masyarakat, baik unsur perangkat desa dan juga BPD untuk bisa mendukung secara penuh program-program yang akan dijalankan oleh kepala desa baru ini.

“Kami harap masyarakat bisa mendukung seluruh program Pak Ali Muksan dalam mengemban amanat kedepan,” harapnya. (Hari W/Zaenal Faizin)

Pernikahan Bawah Umur Masih Marak Terjadi di Pacitan

0

Pachenews:Pacitan– perkawinan bawah umur yang saat ini masih marak terjadi di Pacitan. dikarenakan pergaulan bebas yang merajalela bahkan bulan November ini ada enam pemohon nikah dispensasi yang masuk di Pengadilan Agama (PA) setempat.

Sepertihalnya yang dilangsir bangsaonline.com Panitera Muda (Panmud) Hukum PA Pacitan, Mochamad Mukti mengatakan, dari bulan januari hingga ahir oktober lalu sedikitnya sudah ada 62 pengajuan nikah dispensasi yang sudah masuh ke meja penitera.Selasa (21/11/17)

“Sehingga sampai hari ini sudah ada 68 permohonan nikah dispensasi yang masuk di PA pacitan,” katanya.

Kemudian mukti menengarai banyaknya kasus pernikahan dini lebih disebabkan dampak dari kemajuan teknologi. Yang saat ini gadget sudah semakin canggih dan melihat hal hal yang tak seharusnya dilihat.

“sehingga mereka sangat mudah mengakses informasi seperti vidio atau gambar yang berbau pornografi yang ahirnya mencoba-coba melakukan sendiri dengan pasangannya.” Bebernya.

Dari puluhan surat dispensasi  kasus nikah tersebut, mayoritas didominasi  pasangan muda yang masih dibangku pelajar/ berstatus pelajar. Mereka hamil sebelum adanya ijab kabul yang sah (pernikahan).

“nikah dispensasi itu terjadi bila mempelai perempuan dibawah 16 tahun atau yang laki-laki berada dibawah 19 tahun. Sehingga sebagaimana amanah dalam UU 1 tahun 1974, mereka  yang mau menjalankan pernikahan harus mengajukan nikah dispensasi ke PA. Sebab tanpa itu, KUA akan dipastikan akan menolak permohonan perkawinan mereka,” jelasnya Panitera Muda (Panmud) Hukum PA Pacitan, Mochamad Mukti.

Kemudian, dari 68 pengajuan nikah dispensasi tersebut, perlu diperhatikan hanya satu permohonan yang tidak dikabulkan majelis hakim karena colon laki-lakinya bukan bapak biologis dari anak yang telah dikandung oleh calon yang perempuan.”(Rojihan)

Pemilihan Anggota BPD, Pendidikan Politik Masyarakat Desa, “Oleh, dari dan untuk Masyarakat Desa”

0
Ilustrasi Lembaga Desa

oleh Roni Yudianto

Badan Permusyawaratan Desa (BPD) merupakan lembaga perwujudan demokrasi dalam penyelenggaraan pemerintahan desa. BPD dapat dianggap sebagai “parlemen”nya desa. Dalam Undang-undang no 16 Tahun 2014 Fungsi BPD antara lain adalah membahas dan menyepakati Rancangan Peraturan Desa bersama Kepala Desa, menampung dan menyalurkan aspirasi masyarakat Desa dan melakukan pengawasan kinerja Kepala Desa.

Terbentuknya BPD bertujuan mendorong terciptanya partnership yang harmonis serta tidak konfrontatif antara kepala desa sebagai kepala pemerintah desa dan BPD sebagai wakil-wakil rakyat desa yang diperagakan melalui lembaga legislatif. BPD haruslah hadir sebagai fungsi kontrol atas kekuasaan eksekutif desa, dan lembaga kepercayaan masyarakat.Karena, lahirnya Badan Permusyaratan Desa (BPD), dinilai sebagai institusi politik demokrasi di masyarakat pedesaaan yang memberikan suasana demokratis di desa.

Hari-hari ini masyarakat desa di hadapkan pada proses politik arus bawah, dimana proses pemilihan anggota badan penyambung lidah rakyat yakni Badan Permusyawaratan Desa tengah berlangsung. Secara tidak langsung sebenarnya ini adalah momen bagi masyarakat desa untuk benar-benar sadar akan pentingnya memilih para calon-calon anggota BPD sebagai Lembaga Legislatif desa, yang dapat di pertanggungjawabkan serta di andalkan secara kredibilitas dan kemampuan.

Yang tidak kalah penting adalah orang-orang yang mempunyai kualifikasi untuk menjadi anggota BPD haruslah di dorong untuk ikut serta berpartisipasi dalam konstelasi percaturan politik pemilihan anggota BPD.

Tentu, tidak hanya itu, masyarakat perlu tahu bagaimana visi dan misi masing-masing calon yang telah mendaftar, jangan sampai kemudian, masyarakat di hadapkan pada pilihan yang terbatas, artinya calon yang ada, secara kemampuan belum memenuhi kualifikasi sebagai penyambung lidah rakyat serta penyeimbang pemerintahan desa dan pada akhirnya seperti membeli kucing dalam karung.

Dalam penyelenggaraanpun, masyarakat juga perlu menjadi semacam pengawas proses demokrasi pemilihan legislatife desa, yang sudah barang tentu di emban oleh panitia penyelenggara.Bahkan jika perlu, penting adanya aliansi-aliansi di masyarakat yang mempunyai tujuan untuk mengawal proses demokrasi tersebut, untuk menghindari monopoli politik oleh salah satu orang ataupun kelompok yang tidak sejalan dengan asas dan prinsip-prinsip demokrasi.

Di era keterbukaan dan demokrasi ini semoga masyarakat desa mampu memilih orang-orang yang benar-benar mampu sebagai wakil rakyat di Desa dan sesuai dengan apa yang di harapkan oleh masyarakat serta tidak terbelenggu oleh kepentingan-kepentingan tertentu yang tidak sejalan dengan harapan masyarakat.

Manifesto Kegilaan Persepsi Manusia Berkehidupan

0

Kegilasan ini semakin menjadi kegilaan berfikir tentang apa arti kehidupan. Tanpa keluar dari koridor kodrat yang diberikan tuhan kepada makhlunya. Manusia diberikan keistimewaan berpola pikir menyebabkan cara pandang setiap individu berdeda – beda. Pemahaman tentang bahasa manusia akan mentafsirkan dengan persepsi – persepsi yang diakibatkan oleh faktor – faktor mereka dilahirkan, mulai dari lingkungan, teman bergaul, pendidikan, budaya yang melekat pada jiwa setiap individu. Sehingga menentukan jalan hdup setiap individu sebagai manusia makhluk sosial.

Identitas manusia sebagai makhuk sosial menuntut arah kehidupan tidak bisa terlepas dari pengaruh antara manusia dan manusia lainya. Pengaruh yang memiliki esensi simbiosis muatilisme ini sering kali salah ditafsirkan oleh setiap individu, prasangka buruk sesama manusia menjadi kebiasaan yang tidak lepas di setiap nafas kehidupanya. Maka kesadaran untuk mengakui bahwa kesalahan pribadi lebih fatal dari pada kesalahan orang lain hampir lenyap di telan nafsu mempertahankan tafsiran bahasanya. Anggapan paling benar dibenak setiap individu ini akan tidak pantas manusia sebagai manusia makhluk sosial.

Akankah lebih pantas ketika para manusia bersama – sama merenung bahwa setiap langkah kita adalah kesalahan nafsu belaka. Sampai kapan kita akan menjadi tokoh manusia, ketika kita tidak mengakui kemunafikan ini. Apakah mustahil niatan menjadi manusia sejati, mehilangkan egosentris dalam hati yang mendalam, Apakah menjadikan kita tidak bisa bertahan hidup ?. Mungkin sangat konyol ketika kita tidak bisa hidup karena tidak bisa mempertahankan eksistensi belaka. Maka sangatlah mulia ketika menyadari esensi kehidupan cukup dengan bertahan hidup.

Tanpa hilang rasa hormat sebagai tokoh manusia akan menyadari semua hal ada hubunganya dengan setiap perjalanan hidup ini. Bahwa eksistensi akan menunjang keberhasilan esensi, dengan kata lain keduanya harus saling berhubungan. Melihat dari sudut pandang fakta kita lupa dengan tujuan prioritas beresensi yang di sukseskan oleh eksistensi. Kita berbalik arah bahwa yang melakuan kegiatan terbaik yaitu eksistensi, sehingga menimbulkan salah sikap yang awalnya keduanya harus saling berjalan beriringan menjadi sikap egosentris untuk menjunjung tinggi eksistensi tanpa ingat dengan esensi.

Sahabat – sahabat manusia hidup kita akan ditentukan oleh setiap individu. Tetapi kita terpengaruhi oleh keadaan yang hanya eksistensi belaka, nasib apa  arti sebuah kehidupan. Kita sibuk dengan keegoisan tujuan pribadi semata, tanpa menghiraukan tujuan orang lain. Apa kehancuran yang menjadi cita – cita bersama ketika tujuan baik selalu kita artiakan sebagai penghalang tujuan pribadi. Mari merenung bersama kemunafikan yang telah berlalu sebagai niatan perubahan yang lebih baik, yang memungkinkan kehidupan ini berarti.

Agus Purwanto, Kader PMII Pacitan

Ketua GP Ansor Jatim Minta GP Ansor Madiun Perkuat Kaderisasi

0

Pache News, Madiun- Sepekan usai terpilih menjadi ketua cabang GP Ansor Madiun, Khotamil Anam (Gus Anam) melakukan silaturahmi ke sejumlah tokoh NU. Silaturrahmi ini dalam rangka memperkuat sinergitas antara GP Ansor dengan berbagai pihak.

Pertama kalinya, Gus Anam bersama sejumlah pengurus melalukan silaturrahmi kepada Ketua PW GP Ansor Jawa Timur, Sahabat Rudi Tri Wahid di kediamannya di Ngawi, Kamis malam (9/11). Dalam pertemuan yang berlangsung hangat itu, Rudi berpesan agar GP Ansor Madiun semakin perkuat sistem kaderisasi, perkenomian organisasi dan mengembangkan dakwah melalui Rijalul Ansor.

“Agar di Madiun ini lebih memiliki daya saing dalam bidang kepemudaan,” katanya.

Menurut Rudi, saat ini Indonesia tengah dilanda krisis kepemudaan. Para pemuda yang menjadi ujung tombak untuk generasi perubahan yang lebih bermartabat saat ini banyak yang diracuni oleh berbagai perilaku negatif, seperti perilaku seks bebas, dab narkoba.

“Oleh karena itu para pemuda harus masuk di gerbong besar NU melalui Ansor maupun bansernya,” ucapnya.

Mendengar hal itu, Gus Anam pun siap merepatkan barisan untuk turut andil menata para pemuda di Madiun agar kelak menjadi generasi yang siap menjadi pemimpin. Baik di lingkungan masyarakat dan Indonesia pada umumnya.

“Maka dari itu kita harus mempersiapkan barisan itu melalui jenjang yang lebih agar dapat menjadi pemimpin yang amanah dan dapat memiliki daya saing,” ujarnya.

Hal senada diungkapkan oleh komandan Banser Ismanto yang digadang-gadang akan diusulkan menjadi Kasatkorcab Kabupaten Madiun. Dia menegaskan akan setia dan selalu mengawal kebijakan dan program PC GP Ansor Madiun yang akan bersinergi dengan PCNU dan pemerintah daerah.(Hensu/Zaenal Faizin)

Cetak Banyak Kader, IPNU-IPPNU Gelar Roadshow Makesta

0

Pache News, Pacitan- Pimpinan Cabang Ikatan Pelajar NU (IPNU) dan Ikatan Pelajar Puteri NU (IPPNU) Pacitan memulai kegiatan Roadshow Masa Kesetiaan anggota (Makesta) Jum’at (9/11). Ma’had Khalid bin Walid Pacitan menjadi tempat pertama yang disinggahi organisasi pelajar NU itu.

Puluhan pelajar turut ambil bagian menjadi peserta Makesta. Selama mengikuti kegiatan mereka mendapat berbagai materi, seperti keIPNU-IPPNU-an, keagamaan, aswaja, keNU-an, CBP KPP, organisasi, kepemimpinan, dan ke Indonesiaan atau wawasan kebangsaan.

Ketua IPNU Pacitan Mawan Hardianto mengatakan roadshow Makesta ini merupakan ajang kaderisasi secara beruntun.  Agar pengkaderan di tubuh IPNU-IPPNU maupun di lingkungan NU dapat berjalan secara estafet.

“Karena 20-30 tahun yang akan datang para kader yang sekarang berproses inilah yang akan meneruskan  perjuangan dan menggantikan pengurus NU di masa mendatang,” katanya melalui siaran pers yang dikirim ke Pache News, Sabtu pagi (11/11).

Roadshow Makesta ini diharapkan bisa mencetak lebih banyak lagi kader pilihan yang militan dan kedepan dapat mengembangkan dan membesarkan IPNU-IPPNU dan NU di daerahnya masing-masing.

Mawan melanjutkan, ada 9 orang Instruktur terpilih dari tim kaderisasi IPNU-IPPNU Pacitan yang bertanggung jawab penuh untuk mengawal kegiatan show Makesta ini.

“Para instruktur ini berasal dari tim kaderisasi cabang yang mana diambilkan dari pengurus PKPT, pengurus PAC dan pengurus cabang yang memang benar-benar mantap, loyal, ikhlas dan siap terjun ke lapangan langsung dan sudah mampu secara fisik maupun batin,” tambahnya.

“Serta dibuatlah motto untuk para Instruktur ini, yaitu taat tanpa syarat, loyalitas tanpa batas. Karena instruktur visioner eksistensi kader,” tandasnya.

Secara beruntun roadshow makesta akan diadakan tiap seminggu sekali. Lepas dari Ma’had Khalid bin Walid, dilanjutkan ke road ke MA Ma’arif Pacitan, selanjutnya ke SMP N 5 Pacitan, dan berakhir di Ponpes Al Fattah Kikil Arjosari.

Setelah target Makesta ini selesai, dilanjutkan jenjang diatasnya yaitu Roadshow Latihan Kader Muda (Lakmud) pada minggu setelahnya yaitu bertempat di PAC Kebonagung, PAC Ngadirojo, PAC Sudimoro dan di puncaknya di PAC Pacitan.

Pengasuh Ma’had Khalid bin Walid, Ustadz Khoirul Anam mengatakan, mengikuti kegiatan organisasi sangat penting. “Karena pasti bermanfaat dan berguna bagi diri sendiri, orang lain serta untuk kehidupan di masyarakat dan mengembangkan pemikiran menjadi lebih dewasa,” tuturnya saat acara pembukaan.

Sementara itu, Ketua PCNU Pacitan KH Mahmud mengibaratkan organisasi IPNU-PPNU sebagai sebuah makanan.

“Jika seorang itu lapar maka IPNU-IPPNU lah makanannya. Maksudnya IPNU-IPPNU itu adalah organisasi yang sangat dibutuhkan oleh para pelajar di zaman sekarang untuk mengembangkan pola pikir, dan menjaga diri dari hal-hal yang negatif,” ungkapnya.

Apalagi, menurutnya,  pada kids zaman now ini telah merajalela berbagai macam bentuk pornoaksi, seks bebas, pergaulan bebas dan lain sebagainya.

Kiai Mahmud berpesan bahwa para pelajar tidak akan bakal rugi bila ikut berkegiatan di IPNU-IPPNU.

“Karena sudah jelas runtutannya sambung kepada NU. Dan pastinya ikut para ulama’ dan kyai akan mendapatkan barokah, dan jangan khawatir apabila berkhidmat di NU dengan penuh keikhlasan insyallah hidupnya dijamin akan bahagia di dunia maupun di akhirat kelak,”pungkasnya. (Red: Zaenal Faizin)

Rumah Tangga Tak Harmonis, Helmi Tega Tembak Istrinya Sendiri

0

Pachenews:Jakarta – Riyan Helmi tega bunuh istrinya Sendiri Lantaran Keluarga yang Tak harmonis  Letty diberondong enam kali tembakan hingga akhirnya meninggal dunia.

Seperti halnya yang dilangsir detiknews bahwa Polisi menyatakan Helmi telah merenacanakan pembunuhan terhadap istrinya. Hal ini dibuktikan dengan persiapan senjata dari rumahnya.

“Dia sudah mempersiapkan senjata api dari rumahnya,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono, Jumat (10/11/2017).

Peristiwa tersebut terjadi Kamis (9/11) kemarin, sekitar pukul 14.30 WIB di Klinik Azzahra, Jalan Dewi Sartika, Cawang, Kramat Jati, Jakarta Timur. Helmi berangkat dari rumah dengan menggunakan ojek online.

Setibanya di klinik, Helmi mempersiapkan peluru. Saat itu Letty dan kedua pekerja klinik, Nabila (kasir) dan Kadir (pekerja) sedang duduk.

“Suaminya mendatangi korban dan langsung menembak korban sebanyak enam kali (tembakan),” ujar Argo Yuwono, Kamis (9/11).

Lalu, apakah hal ini dikarenakan rumah tangga yang tidak harmonis?

Awalnya Helmi datang ke klinik dan langsung menembak Letty. Setelah menembak istrinya, Helmi langsung pergi ke Polda Metro Jaya menaiki ojek online untuk menyerahkan diri. Helmi juga menyerahkan dua senjata api yang digunakannya untuk menghabisi nyawa Letty.

“Saat digeledah ada (pistolnya). Dua pucuk, satu pistol, satu revolver,” ucap Direktur Reskrimum Polda Metro Jaya Kombes Pol Nico Afinta, Kamis (9/11).

Helmi mengaku juga menembak istrinya dengan alasan tidak ingin dicerai. Selain itu, ia juga mengaku mendapat bisikan.

“Sementara ini yang bersangkutan mengaku ada bisikan untuk membunuh istrinya,” ucap Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda metro Jaya AKBP Hendy F Kurniawan, saat dihubungi Kamis (9/11).

Tak hanya itu, segudang masalah juga dialami Helmi, ia pernah berurusan dengan pihak kepolisian atas dugaan pemerkosaan. Ia juga digugat cerai oleh istrinya karena alasan sering melakukan Kekerasan Dalam rumah Tangga (KDRT).

“Dia pernah dilaporkan memperkosa karyawan Klinik Azzahra. Iya dia sering melakukan KDRT,” kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Timur AKBP Sapta maulana, Kamis (9/11).

Letty kerap menerima pukulan yang mengakibatkan sekujur tubuhnya lebam. Selain itu, Helmi juga kerap mengancam akan membunuh Letty jika diceraikan

Keduanya diketahui sudah membina rumah tangga selama 5 tahun. Mereka saling mengenal lewat media sosial Facebook awalnya.

Namun, nahas ternyata perilaku suami Letty tidak wajar. Setelah diperiksa pihak kepolisian Helmi positif menggunakan benzodiazepine. Obat tersebut masuk dalam katagori obat psikoaktif. Obat ini biasanya digunakan untuk mengatasi gejala gangguan psikologi seperti gangguan kecemasan.

Helmi akan dikenakan hukuman sesuai Pasal 340 dan 338 KUHP tentang pembunuhan berencana. Ia terancam hukuman maksimal 20 tahun penjara.(Rojihan)

Inilah Cara Menghadapi Pacar Yang Gila Game

0

Pachenews-Jika game diciptakan untuk menjadi sarana bersenang-senang, nyatanya ia punya dampak ikutan yang justru bisa bikin orang cemberut. Di antara pihak yang terdampak ini berbaris para pacar (menurut survei, 80% korban adalah perempuan) yang pernah mengalami sebal dengan kadar bervariasi karena dicuekin pacar/suami yang asyik main PS, Dota, Mobile Legends, AoV, Super Mario, Tetris, dan apa pun.

Menyadari potensi laten konflik karena game, Mojok Institute melalui postingan perdana untuk rubrik Gimana ini akan memberi sejumlah tips mengenai apa saja yang boleh dan tidak boleh dilakukan untuk menghadapi pacar yang gila game.

1. Jangan Terbawa Emosi

Ketika sudah dilanda kesal, kami tidak sarankan untuk langsung main pukul atau memegang prinsip “pacar bertingkah, dukun bertindak”. Sampaikan keberatan dengan santai kayak di pantai, selow kayak di pulow.

Juga hindari langsung komplain ketika masih emosi. Sebab komunikasi dalam situasi demikian potensial menjadi pertengkaran dan debat kusir. Ambil jeda hingga kamu merasa tenang. Dan selama jeda itu, kamu bisa mengisi waktu dengan menemaninya main game.

2. Beri Kesempatan Bermain

Bisa jadi dia memang lagi suntuk banget kan? Come on, hubungan kalian itu pacaran/menikah, bukan transaksi jual beli online yang pelanggannya gampang ngambek karena slow response.

Beri dia waktu untuk bermain dengan tenang. Jangan terus-terusan menelepon, kirim pesan, apalagi sampai menyewa topeng monyet demi merebut perhatiannya. Kalau kamu mau komplain, setidaknya bikin dia merasa bersalah dulu, bukannya antipati. Percayalah, it works.

3. Ikutan Nge-game

Sekali waktu, ikutlah main game bareng pasangan. Biasanya si pacar tidak akan mau jika kita join nge-game. Apalagi main setim. Hmmm, kalian bakal dipandang sebelah mata.

BACA JUGA:  Pacaran Hemat, Cermat, dan Bersahaja

Rayu dia biar mau diajakin nge-game bareng. Berilah alasan-alasan kenapa kamu harus ikut. Yah, drama-drama dikitlah. Bilang saja, “Kita bakal jadi tim yang sangat mematikan, cayaaank~”

Pasti sangat menyenangkan bukan bisa nge-game bareng pacar? Serunya maksimal. Tapi, bagi si pacar, itu bakal ngebetein banget. Karena apa? Karena kalian bakal sering mati dalam game. Balas dendam yang manis, bukan? :)))

4. Cuci Piring

Ketika pacar kalian sudah bete dengan game-nya karena keseringan kalah, ngetim bareng pemula yang aduhai noob-nya, dia bakal mencari pelarian. Inilah saat yang tepat untuk kalian masuk ke permainan selanjutnya. Beri dia semangat. Sayang-sayang dia. Puk-puk sekalian.

Setelah itu suruhlah pacarmu cuci piring. Bilang saja padanya, menurut sains, mencuci piring itu bisa ngilangin stres.

5. Silaturahmi

Ketika semua cara-cara di atas masih jauh panggang dari api, cari kesibukan lain. Kalian punya teman-teman lho. Sambangi mereka, ajaklah nongkrong atau belanja. Bersilaturahmi akan menambah banyak pahala dan kebaikan lainnya.

Meskipun demikian adanya, kalian pasti punya alasan untuk mencintai pacar masing-masing. Jika terjadi pertikaian hati, mintalah solusi pada Tuhan YME. Semoga segala sesuatunya bakal diberikan yang terbaik.(Rojihan)

Sumber:mojok.co